Erick Targetkan Timnas Indonesia Masuk Ranking 100 Besar FIFA
Ketua Umum PSSI Erick Thohir meminta John Herdman membawa Timnas Indonesia menembus posisi 100 besar Ranking FIFA.
Saat ini Indonesia bertengger di peringkat ke-118 FIFA setelah menang atas Oman dan Mozambik. Tim Merah Putih unggul 3-0 atas Oman, lantas menang tipis 1-0 atas Mozambik.
Dua kemenangan ini membuat Indonesia naik empat tangga dari sebelumnya, posisi ke-122. Indonesia menjadi salah satu dari empat tim dengan peningkatan peringkat paling progresif di Juni ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Erick bersyukur atas pencapaian ini, tetapi ia mengingatkan Herdman dan segenap pemain ada target yang ingin dicapai, yaitu menembus posisi 100 besar dunia.
"Alhamdulillah, kita patut bersyukur, poin penuh di dua pertandingan kemarin memperbaiki peringkat kita. Terima kasih kepada seluruh suporter yang terus setia mendukung Timnas," kata Erick.
"Saya tetap mengingatkan, peringkat di sepak bola kadang tidak menjamin hasil akhir. Jadi, kita harus tetap membumi dan fokus pada pertandingan-pertandingan selanjutnya agar bisa terus mendekati dan masuk 100 dunia."
Terakhir kali Indonesia berada di peringkat 100 besar dunia pada Oktober 2005. Saat itu Indonesia berada di urutan ke-98. Setelah itu, atau selam 21 tahun, Indonesia keluar dari 100 besar FIFA.
Pada sisi lain Herdman optimistis bisa mencapai target masuk ranking 100 besar FIFA pada 2026 ini. Optimisme ini muncul karena performa pemain menjanjikan dalam empat laga ui coba.
Selama 2026 ini Indonesia akan tampil dalam Piala AFF 2026 (maksimal 6 laga), lantas FIFA ASEAN Cup (4 laga), dan dua laga uji coba kalender internasional periode November.
Artinya ada 10 hingga 12 pertandingan dalam enam bulan ke depan. Jika sukses dalam semua laga itu, bukan tidak mungkin Indonesia akan berada di 100 besar FIFA saat tampil di Piala Asia 2027.
"Terlepas dari penambahan poin dan kenaikan peringkat, saya bangga dengan para pemain yang mampu beradaptasi menghadapi dua lawan yang berbeda karakter," kata Herdman.
"Meraih dua kemenangan beruntun di kandang melawan tim-tim dengan peringkat lebih tinggi adalah pencapaian luar biasa. Saat ini, para pemain terlihat jauh lebih berbahaya bagi lawan."
(abs/jun) Add
as a preferred source on Google