Knicks Ukir Comeback Terbesar Sepanjang Sejarah Final NBA
New York Knicks mengukir rekor comeback terbesar dalam sejarah Final NBA saat memenangkan gim keempat kontra San Antonio Spurs.
Pertandingan keempat NBA Finals antara San Antonio Spurs versus New York Knicks berlangsung ketat di Madison Square Garden, New York, Rabu (10/6) atau Kamis (11/6) pagi WIB.
Pada kuarter pertama Spurs unggul jauh, 41-22. Itu disebabkan banyaknya tembakan Knicks yang melenceng. Sedangkan Spurs impresif dalam bertahan dan tembakan three point.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keunggulan Spurs masih terjaga hingga kuarter kedua. Bahkan, Dylan Harper dan kawan-kawan mampu memperlebar jarak hingga 27 poin. Spurs unggul 76-49.
Pada awal kuarter tiga, Spurs memperlebar jarak menjadi 78-49. Selisih 29 poin di atas kertas sulit untuk dikejar. Namun Knicks tak putus asa untuk memperkecil kedudukan.
Jordan Clarkson dan kolega pun bisa mencapai poin 75, meski Spurs masih tetap unggul dengan 90 poin di akhir kuarter ketiga. Dan, kuarter keempat sepenuhnya jadi milik Knicks.
Lewat duel dramatis lantaran sempat terpaut 29 angka dan poin terakhir yang dicetak OG Anunboby saat waktu tersisa 1,2 detik, Knicks mengakhiri pertandingan dengan skor 107-106.
Jalen Brunson, point guard Knicks, menjadi bintang berkat 36 poin. Sedangkan di kubu Spurs, center tangguh Victor Wembanyama menjadi kontributor poin terbanyak, yakni 24 angka.
Defisit 29 poin yang berhasil dikejar Knicks menjadikan mereka menorehkan sejarah baru. Ini menjadi comeback terbesar sepanjang sejarah NBA Finals.
Sebelumnya, catatan membalikkan keadaan pada final NBA dipegang oleh Boston Celtics saat mengejar ketertinggalan 24 poin dari Los Angeles Lakers dalam laga pamungkas pada 2008.
(afr/abs) Add
as a preferred source on Google