FIFA Tunjuk Wilton Sampaio Jadi Wasit Pembuka Piala Dunia 2026

CNN Indonesia
Selasa, 09 Jun 2026 14:30 WIB
Brazilian referee Wilton Pereira Sampaio shows a yellow card during the Copa Libertadores quarterfinal first leg all-Argentine football match between Velez Sarsfield and Racing at the Jose Amalfitani Stadium in Buenos Aires on September 16, 2025. (Ph
Wilton Sampaio akan menjadi wasit dalam laga pembuka Piala Dunia 2026 di Meksiko. (AFP/Juan Mabromata)
Jakarta, CNN Indonesia --

FIFA menunjuk Wilton Sampaio sebagai wasit laga pembukaan Piala Dunia 2026 antara Meksiko versus Afrika Selatan di Stadion Azteca.

Pembukaan Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Meksiko pada Kamis (11/6) malam waktu atau Jumat (12/6) dini hari WIB. Sampaio akan menjadi orang pengadil dalam laga bersejarah tersebut.

Wasit asal Brasil ini akan didampingi dua wasit asal Brasil lainnya sebagai hakim garis, yakni Bruno Pires dan Bruno Boschilia. Adapun wasit VAR diamanahkan kepada Juan Lara. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ini adalah kali ketiga bagi Sampaio memimpin pertandingan Piala Dunia. Ia mengawali debutnya dalam Piala Dunia 2018 di Rusia. Namun, saat itu bukan sebagai hakim tengah.

Pada 20218 Sampaio merupakan wasit VAR. Ia baru benar-benar memimpin pertandingan di tengah lapangan pada edisi 2022. Salah satunya memimpin laga Inggris versus Prancis di semifinal.

Wasit terbaik Brasil yang dikenal tegas karena selalu mengeluarkan kartu kuning dalam setiap laga ini mendapat kepercayaan memimpin laga pembuka karena ketelitiannya dalam memimpin. 

Selain Sampaio, FIFA juga telah merilis wasit yang akan memimpin tiga pertandingan lainnya. Pertama, Amin Mohamed akan menjadi wasit dalam laga Korea Selatan versus Ceko.

Kemudian pertandingan Kanada kontra Bosnia and Herzegovina akan dipimpin Facundo Tello. Sementara laga Amerika Serikat melawan Paraguay akan dipimpin Danny Makkelie.

Sementara wasit-wasit untuk pertandingan lainnya akan segera diumumkan oleh FIFA. Total ada 52 wasit tengah yang dipercaya FIFA untuk Piala Dunia 2026, tetapi satu di antaranya ditolak masuk AS. 

[Gambas:Video CNN]

(abs/nva) Add as a preferred
source on Google