PIALA DUNIA

Sardan Azmoun, Dijuluki 'Messi Iran' Dicoret dari Skuad Piala Dunia

CNN Indonesia
Kamis, 04 Jun 2026 09:21 WIB
Iran's forward Sardar Azmoun (2nd-R) celebrates after scoring a goal during the 2019 AFC Asian Cup Group D football match between Yemen and Iran at the Mohammed Bin Zayed stadium in Abu Dhabi on January 07, 2019. (Photo by Khaled DESOUKI / AFP)
Sardar Azmoun saat dipeluk rekan-rekannya di timnas Iran. (Khaled DESOUKI / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bintang timnas Iran Sardar Azmoun yang dijuluki 'Messi Iran' resmi dicoret dari skuad Piala Dunia 2026 diduga gara-gara mengunggah foto salaman dengan Perdana Menteri Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed bin Rashid Al Maktoum. Berikut profil Sardar Azmoun.

Timnas Iran resmi mengumumkan daftar 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Namun, satu nama menjadi sorotan karena tidak masuk dalam skuad yaitu penyerang berpengalaman Sardar Azmoun.

Sardar Azmoun merupakan pemain kelahiran Gonbad-e Kavus Iran pada 1 Januari 1995. Usianya kini 31 tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemain berposisi penyerang itu mengawali karier profesionalnya bersama klub Rubin Kazan pada 2013. Dia mampu mencetak lima gol dari 27 penampilan bersama Ruben Kazan hingga 2015.

Kemudian Sardar Azmoun dipinjamkan Rubin Kazan ke Rostov. Pada tahun pertamanya di Rostov, Azmoun tampil cukup baik dengan mengoleksi 12 gol dari 35 penampilan.

Penampilan cemerlangnya sebagai pemain pinjaman membuat Rostov mempermanenkan Azmoun. Namun di tahun keduanya bersama Rostov, Azmoun hanya mencetak tujuh gol dari 27 laga.

Dia kemudian kembali lagi ke Rubin Kazan dan bermain bersama klub tersebut selama dua tahun dengan koleksi sembilan gol dalam 40 laga.

Di 2019, Azmoun pindah ke Zenit Saint Petersburg. Dalam periode hingga 2022, Azmoun sukses mencetak 52 gol dari 79 kali tampil bersama Zenit.

Penampilan tajamnya membuat Azmoun direkrut Bayer Leverkusen pada 2022, kemudian pada 2023 dia dipinjamkan ke Roma, dan kini bermain untuk Shabab Al Ahli. Azmoun juga tercatat pernah membela timnas Iran U-17, U-29, dan U-20.

Kini, absennya pemain yang telah mencetak 57 gol dalam 91 penampilannya untuk Iran itu memunculkan banyak pertanyaan, terutama karena selama bertahun-tahun ia menjadi salah satu andalan utama lini depan Team Melli, julukan Iran.

Padahal pelatih Iran Amir Ghalenoei sebelumnya juga telah mencoret Azmoun dari skuad pada Maret.

Namun, sejumlah laporan menyebut keputusan tersebut berkaitan dengan unggahan Azmoundi media sosial yang memicu kemarahan pihak berwenang Iran di tengah situasi politik dan konflik regional yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

Azmoun yang kini bermain untuk Shabab Al Ahli di Dubai mengunggah foto dirinya bersama pejabat Dubai. Tindakan itu disebut dianggap sebagai bentuk 'ketidaksetiaan' oleh pihak yang berwenang di Iran.

Iran dan UEA sedang terlibat ketegangan menyusul serangan Israel dan Amerika Serikat ke Teheran.

Meski foto-foto tersebut kemudian dihapus oleh Azmoun, namun langkah itu tidak cukup untuk meredakan kontroversi. Akibatnya, Azmoun harus kehilangan kesempatan tampil di Piala Dunia 2026.

Pada Piala Dunia 2022, Azmoun menjadi rekan duet Mehdi Taremi. Namun kali ini hanya Taremi yang mendapat tempat dalam skuad final. Penyerang yang memperkuat Olympiacos itu menjadi salah satu dari sembilan pemain Iran yang berkarier di luar negeri.

Menariknya, dalam skuad Piala Dunia 2026 Iran tetap memanggil rekan setim Azmoun di Shabab Al Ahli, Saeid Ezatolahi.

Secara keseluruhan, skuad Iran berisi lima pemain yang bermain di Uni Emirat Arab, dua pemain dari Belgia, satu dari Rusia, serta Taremi yang berkarier di Yunani.

[Gambas:Video CNN]

(rhr/rhr/ptr) Add as a preferred
source on Google