Rasa Sakit Gabriel Usai Arsenal Gagal Juara Liga Champions
Bek tengah Arsenal, Gabriel Magalhaes merasakan sakit usai jadi penyebab timnya gagal meraih gelar Liga Champions.
Gabriel gagal menjalankan tugasnya saat maju sebagai eksekutor kelima The Gunners pada laga final Liga Champions di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Sabtu (30/5).
Kegagalan itu membuat Arsenal takluk 3-4 (1-1) dalam drama adu penalti dari Paris Saint-Germain (PSG). Kekalahan yang membuat Arsenal belum berhasil meraih gelar Liga Champions pertama sepanjang sejarah klub.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini menyakitkan tetapi saya bangga dengan tim ini dan semua yang telah kami raih bersama musim ini," tulis Gabriel dalam unggahan di akun Instagramnya seperti dilansir dari Metro.
"Terima kasih kepada para penggemar kami yang luar biasa atas dukungan kalian di setiap langkah. Kalian pantas merayakan perjalanan ini bersama kami dan menikmati parade hari ini! Sampai jumpa musim depan!!!".
Sebelumnya, Arteta telah memberikan alasan soal keputusan menunjuk Gabriel sebagai satu di antara eksekutor tendangan penalti lawan PSG. Pelatih asal Spanyol itu menyatakan bahwa bek tengah asal Brasil itu berkeinginan maju sebagai algojo penalti.
"Dia ingin mengambilnya," kata Arteta usai laga.
"Biasanya penendang penalti adalah Bukayo [Saka], Martin [Odegaard], dan Kai [Havertz]. Tapi kami tahu bahwa jika pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu dan adu penalti, pemain lain harus maju."
Kekalahan dari PSG membuat Arsenal gagal mengawinkan gelar Liga Champions dengan Liga Inggris yang berhasil diraih setelah menanti selama 22 tahun.
(jal/sry) Add
as a preferred source on Google