Kalahkan Veda Ega di Catalunya, Hakim Danish Ngebet Podium Moto3 2026

CNN Indonesia
Senin, 18 Mei 2026 19:35 WIB
Pembalap Malaysia dari tim MSi, Hakim Danish Ramli, ngebet ingin podium di Moto3 2026 usai mengalahkan Veda Ega Pratama dalam Moto3 Catalunya 2026.
hakim Danish ngebet ingin podium di Moto3 2026 usai finis ke-7 di Moto3 Catalunya. (Instagram/@hakimdanish_13)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pembalap Malaysia dari tim MSi, Hakim Danish Ramli, ngebet ingin podium di Moto3 2026 usai mengalahkan Veda Ega Pratama dalam Moto3 Catalunya 2026 di Sirkuit Catalunya, akhir pekan lalu.

Hakim Danish finis ke-7 dalam Moto3 Catalunya 2026 usai start dari posisi ke-10. Sementara Veda Ega finis ke-8 setelah start dari posisi ke-20.

Capaian tersebut jadi kali pertama Hakim Danish finis di depan Veda Ega Pratama pada musim ini. Finis ketujuh itu juga jadi pencapaian terbaik Hakim Danish pada musim ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, pembalap kelahiran Terengganu ini hanya finis ke-10 sebagai posisi terbaiknya di Moto3 2026, di Moto3 Brasil dan Prancis.

Dikutip dari Metro, Hakim Danish mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari Moto3 Catalunya yang akan dibawanya ke Moto3 Italia 2026, dua pekan mendatang.

"Mulai sekarang, saya perlu lebih agresif, terutama ketika saya berada di kelompok depan, baik itu menyalip atau mempertahankan kecepatan balapan," ucap Hakim Danish.

"Bagaimanapun, ini adalah pengalaman terbaik bagi saya dan saya tidak akan berhenti mencoba untuk mencapai podium suatu hari nanti," kata Hakim menambahkan.

Hakim Danish menyayangkan kegagalan podium di Moto3 Catalunya 2026 karena kesalahan sendiri pada lap terakhir di Tikungan 10.

"Di lap terakhir saya hampir naik podium, tetapi sayangnya saya melakukan pengereman berlebihan di tikungan 10. Hari ini (kemarin) saya memulai dengan cukup baik di grid start. Sepanjang balapan saya mencoba mengendalikan posisi saya agar tetap kompetitif dengan kelompok depan," tutur Hakim.

"Saya juga berhasil menyalip beberapa pembalap di depan dan saya belajar banyak hal baru kali ini, terutama bagaimana mereka mengendalikan balapan di kelompok depan."

[Gambas:Video CNN]

(sry/rhr) Add as a preferred
source on Google