PSG Usai Ditinggal Messi dan Mbappe: 2 Final Liga Champions Beruntun

CNN Indonesia
Kamis, 07 Mei 2026 09:40 WIB
Paris Saint-Germain (PSG) berpeluang besar juara Liga Champions beruntun setelah ditinggal Lionel Messi, Kylian Mbappe, dan Neymar.
PSG dua kali ke final Liga Champions secara beruntun. (AFP/FRANCK FIFE)
Jakarta, CNN Indonesia --

Paris Saint-Germain (PSG) berpeluang besar juara Liga Champions beruntun setelah ditinggal Lionel Messi, Kylian Mbappe, dan Neymar.

PSG kembali lolos ke Liga Champions setelah menang agregat 6-5 atas Bayern Munchen. Dalam leg kedua semifinal Liga Champions di Allianz Arena, PSG bermain imbang 1-1, Kamis (7/5) dini hari WIB.

Ini kali kedua beruntun Les Parisiens lolos ke final Liga Champions setelah musim lalu. Pada musim 2024/2025, PSG menjadi juara Liga Champions setelah mengalahkan Inter Milan 5-0.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menariknya, kesuksesan PSG saat ini setelah tidak memiliki megabintang. Sejak Nasse Al Khelaifi jadi presiden klub pada 2011, PSG langsung menargetkan juara Liga Champions.

Ambisi itu makin nyata ketika klub ibu kota Prancis ini memiliki tiga bintang besar sepak bola: Lionel Messi, Kylian Mbappe, dan Neymar pada musim 2021/2022 dan 2022/2023.

Namun pada musim 2021/2022 dan 2022/2023 ketika memiliki trio Messi, Mbappe, dan Neymar, pencapaian PSG di Liga Champions hanya sampai babak 16 besar.

Sebelumnya, saat tanpa Messi, hanya Mbappe dan Neymar, PSG pernah jadi runner up Liga Champions pada 2019/2020 setelah kalah 0-1 dari Bayern Munchen di final.

Tetapi setelah Neymar dan Messi pergi, disusul Mbappe yang hengkang ke Real Madrid, nasib PSG di Liga Champions berubah drastis sejak 2024/2025.

Dengan mengandalkan Ousmane Dembele, Khvicha Kvaratskhelia, dan Desire Doue, ditambah dengan kreativitas Vitinha, PSG jadi raksasa Eropa yang sebenarnya dalam dua musim terakhir.

Tim asuhan Luis Enrique itu dua kali lolos ke final Liga Champions beruntun, dengan satu di antaranya jadi juara.

Kini, Marquinhos dan kawan-kawan tengah menatap gelar juara Liga Champions kedua saat melawan Arsenal pada laga final, Sabtu (30/5).

[Gambas:Video CNN]

(sry/ptr) Add as a preferred
source on Google