Mbappe Ngamuk Dikecam Enak-enakan Liburan Jelang El Clasico

CNN Indonesia
Selasa, 05 Mei 2026 23:05 WIB
Kylian Mbappe menanggapi tuduhan bahwa ia enak-enakan dengan liburan di Italia saat pemulihan cedera ketika tim bersiap jelang El Clasico.
Kyilian Mbappe ngamuk dituduh macam-macam soal liburan di Italia jelang El Clasico. (AFP/Pierre-Philippe Marcou)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kylian Mbappe akhirnya buka suara setelah mendapat kecaman dari kanan-kiri soal tuduhan enak-enakan liburan menjelang El Clasico.

Dalam beberapa hari terakhir Mbappe tengah jado sorotan. Pasalnya Mbappe tertangkap kamera sedang liburan di kapal pesiar dengan pacar barunya dalam masa pemulihan cedera.

Belakang terbongkar pula rumor perselisihan Mbappe dengan staf kepelatihan Real Madrid. Itu terjadi menjelang pertandingan La Liga melawan Real Betis. 

Menurut The Athletic, pemain 27 tahun tersebut ngamuk ke staf pelatih yang menjadi wasit dalam laga internal. Mbappe tidak senang ia dianggap offiside dalam sebuah serangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terungkap pula bahwa Mbappe sempat berseteru dengan Antonio Rudiger. Perselisihan itu yang disinyalir menjadi biang kerok performa tim dalam Liga Champions Eropa.

Rentetan kejadian ini membuat fan klub membuat petisi. Hingga Selasa (5/5) sedikitnya 250 ribu tanda tangan telah terkumpul yang mendesak Mbappe meninggalkan Los Galacticos.

Mbappe disebut ngamuk dengan semua tuduhan tersebut. Lewat seorang juru bicara, kepada AFP, Mbappe menyebut tuduhan kepada dirinya sangat berlebihan. 

"Sebagian dari kritik tersebut didasarkan pada penafsiran berlebihan terhadap elemen-elemen yang terkait dengan periode pemulihan yang diawasi secara ketat oleh klub."

"Ini tidak sesuai dengan kenyataan komitmen dan kerja keras yang Kylian lakukan setiap hari demi kebaikan tim," kata juru bicara Mbappe kepada AFP dilansir dari Daily Mail.

Mengani hal ini, pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa memberikan pembelaan. Arbeloa menyebut Mbappe tidak mengikuti sesi latihan tim karena sedang pemulihan sesuai protokol tim.

"Semua perencanaan terkait pemain cedera selalu diawasi oleh staf medis Real Madrid, yang menentukan kapan mereka perlu pergi ke Valdebebas dan kapan tidak."

"Di waktu luangnya, Kylian Mbappe dapat melakukan apa pun yang menurutnya pantas, seperti pemain lainnya," ucap Arbeloa menjelaskan perkara liburan Mbappe di Italia. 

[Gambas:Video CNN]

(abs) Add as a preferred
source on Google