Hasil Uber Cup: Indonesia Jadi Juara Grup, Menang Dramatis Atas Taiwan

CNN Indonesia
Selasa, 28 Apr 2026 20:52 WIB
Indonesia berhasil jadi juara grup C Uber Cup 2026 setelah menang dramatis atas Taiwan dengan skor 3-2 di Horsens, Denmark, Selasa (28/4).
Indonesia menang dramatis dengan skor 3-2 atas Taiwan. (Arsip PBSI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Indonesia berhasil jadi juara grup C Uber Cup 2026 setelah menang dramatis atas Taiwan dengan skor 3-2 di Horsens, Denmark, Selasa (28/4).

Di laga perdana, Putri Kusuma Wardani berusaha membuat awal yang baik untuk Indonesia. Putri KW berusaha tampil menekan Chiu Pin Chian sejak awal. Putri KW sempat terluka di bagian lutut pada kedudukan 4-3 dan sempat mendapat penanganan medis terlebih dulu.

Setelah permainan dilanjutkan, Putri KW bisa mengendalikan laga dengan baik. Putri KW mengakhiri intrerval dengan skor 11-7.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usai interval, Putri KW merebut tiga poin beruntun dan unggul 14-7 yang berlanjut menjadi 15-9. Dalam kondisi di atas angin, Putri KW malah kehilangan ritme permainan. Chiu bisa merebut enam poin beruntun dan menyamakan skor jadi 15-15.

Dalam situasi tertekan, Putri KW bisa menguasai keadaan. Ia kembali mendominasi permainan dan menang 21-17 di gim pertama.

Setelah menang di gim pertama, Putri KW lebih yakin ketika berlaga di gim kedua. Meski sempat tertinggal 9-11 di saat interval, Putri KW berhasil menutup gim kedua dengan skor 21-17.

Pada laga kedua, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva gagal menyumbang poin ketika berhadapan dengan Hsieh Pei Shan/Hung En Tzu. Tiwi/Fadia sempat mendapat game point di angka 20-18 di gim pertama namun kemudian kalah 21-23.

Setelah itu, penampilan Hsieh/Hung makin apik di gim kedua. Mereka tampil dominan dan mengalahkan Tiwi/Fadia dengan skor 21-13. Hasil ini membuat kedudukan jadi imbang 1-1.

Masuk ke laga keempat, Ni Kadek Dhinda menghadapi Lin Hsiang Ti. Dari segi peringkat BWF, Dhinda tertinggal jauh dari Lin Hsiang Ti.

Pada gim pertama, Dhinda tidak bisa mengimbangi Lin Hsiang Ti. Dhinda kalah telak 10-21.

Namun memasuki gim kedua, perlawanan dari Dhinda mulai terlihat lebih jelas. Dhinda bisa lebih menyulitkan Lin Hsiang Ti dan hanya tertinggal 8-11 di interval.

Setelah interval, Dhinda mulai bisa balik menekan. Dhinda merebut delapan poin beruntun untuk berbalik memimpin 16-12. Lin Hsing Ti berbalik mencatat tujuh poin beruntun dan kembali memimpin di angka 19-16.

Lin Hsiang Ti meraih match point di angka 20-18 tetapi hal tersebut bisa digagalkan Dhinda. Pertarungan makin sengit dan menarik karena kedua pemain mendapatkan game point dan match point bergantian.

Skor imbang hingga angka 29-29. Pada perebutan poin terakhir, pukulan Dhinda out setelah umpire melakukan review lewat hawkeye. Lin Hsiang Ti membawa Taiwan unggul 2-1.

Ni Kadek Dhinda saat tampil di Uber Cup 2026. (Arsip PBSI)Ni Kadek Dhinda menunjukkan perjuangan gigih meski kalah dari Lin Hsiang Ti. (Arsip PBSI)

Bangkit dan Menang Dramatis

Tertinggal 1-2, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum turun di partai keempat. Mereka berhadapan dengan Hsu Yun Hui/Lin Jhin Yun.

Di gim pertama, Rachel/Febi bermain dalam tekanan. Mereka kalah dengan relatif mudah, 11-21.

Masuk ke gim kedua, permainan berubah. Rachel/Febi bisa tampil lebih solid. Mereka mampu unggul 11-9 di saat interval.

Selepas interval, Rachel/Febi terus menghentak. Mereka sempat unggul 19-10 tetapi baru mendapat match point di angka 20-17.

Tiga kesempatan game point itu pun lenyap. Dalam kondisi tertekan, Rachel/Febi bisa merebut dua angka beruntun dan menang 22-20 di gim kedua.

Masuk ke gim penentuan, pertarungan Rachel/Febi vs Hsu/Lin makin sengit. Rachel/Febi bisa memimpin 11-8 di saat interval.

Selepas interval, pertarungan makin sengit. Hsu/Li berusaha mendekat ke Rachel/Febi sekuat tenaga. Namun Rachel/Febi bisa mempertahankan keunggulan dengan baik.

Mereka meraih match point di angka 20-16. Rachel/Febi langsung memenangkan laga di kesempatan pertama setelah pengembalian lawan gagal menyeberangi net. Kedudukan pun kembali imbang 2-2.

Pada gim penentuan, Indonesia mengandalkan Ester Tri Nurumi Wardoyo menghadapi Huang Yu Hsun. Rekor pertemuan kedua pemain adalah 2-2 sebelum laga ini.

Di gim pertama, Ester mendapat tekanan kuat dari Huang. Ia kalah dengan skor 15-21.

Masuk ke gim kedua, Ester masih sering tertinggal di awal gim. Momen kebangkitan Ester ada pada saat ia merebut delapan poin beruntun dan berbalik unggul 15-9.

Meski sempat menjauh, Ester kemudian banyak kehilangan angka. Huang mendekat di kedudukan 17-19.

Ester merebut game point di angka 20-18 dan akhirnya bisa menutup gim kedua dengan angka 21-19 setelah pengembalian lawan membentur net.

Masuk ke gim penentuan, pertarungan Ester vs Huang makin sengit. Ester terus berusaha menekan dan bisa memimpin 11-8 di saat interval.

Setelah interval, Ester terus menekan. Ia bisa menciptakan selisih empat angka pada kedudukan 15-11 usai smes keras miliknya tak bisa dikembalikan lawan.

Selisih melebar jadi lima angka pada skor 17-12 setelah pukulan Huang membentur net. Ester makin impresif lewat variasi serangan yang tajam. Smes keras dan netting tipis darinya membuat skor berubah jadi 19-12.

Ester mendapat match point di angka 20-12. Ia langsung memastikan kemenangan di kesempatan pertama. 21-12 untuk Ester di gim penentuan. Indonesia mengakhiri laga lawan Taiwan dengan kemenangan 3-2.

[Gambas:Video CNN]

(ptr) Add as a preferred
source on Google