Momen Kunci Penuh Risiko Ramadhipa Saat Menang di MotoGP Rookies Cup

CNN Indonesia
Selasa, 28 Apr 2026 17:53 WIB
Muhammad Kiandra Ramadhipa, menceritakan momen kunci di tikungan terakhir sehingga berhasil finis pertama di Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026.
M Kiandra Ramadhipa mengungkap teknik penuh risiko saat menjuarai balapan Red Bull MotoGP Rookies Cup seri Jerez. (Dok Kiandra Ramadhipa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pembalap Indonesia, Muhammad Kiandra Ramadhipa, menceritakan momen kunci di tikungan terakhir sehingga berhasil finis pertama di Race 2 Red Bull MotoGP Rookies Cup 2026 seri Jerez, Minggu (26/4).

Ramadhipa sebenarnya memulai balapan dari grid belakang, tepatnya pada posisi ke-17. Namun sepanjang balapan, rider asal Sleman, Yogyakarta, itu mampu menyalip satu per satu pesaing hingga akhirnya memastikan finis terdepan.

"Strategi saya terus menekan dari awal sampai akhir. Ketika di lap terakhir saya mencoba untuk bertahan di posisi tiga terdepan. Sampai akhirnya di sektor terakhir saya melihat momentum yang tepat dan melakukan slipstream di situ," kata Ramadhipa dalam konferensi pers virtual, Selasa (28/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Slipstream adalah situasi ketika seorang pembalap menguntit tepat di belakang peserta. Posisi ini memungkinkan tunggangan melesat lebih cepat karena tekanan udara tertahan oleh sepeda motor di depannya.

Teknik ini memiliki risiko tinggi karena jarak dengan pesaing yang terlalu dekat. Kemungkinan menyerempet bahkan menabrak bisa terjadi jika salah perhitungan.

"Kebetulan anginnya lumayan kencang dan saya coba slipstream. Saya coba ambil sisi dari luar kemudian baru ke dalam. Saya tahu ini berisiko karena bisa saja ada pembalap lain yang overtake dari dalam. Tapi saya coba ambil akselerasi yang bagus di tikungan terakhir itu dan fokus saja ke garis finis," ujar Ramadhipa.

Pembalap 16 tahun itu mengaku prestasi di Sirkuit Jerez bukan keberhasilan yang muncul dalam semalam. Program latihan intensif dari fisik hingga teknik harus dijalani dengan telaten demi hasil terbaik.

"Kalau di latihan fisik ada persiapan khusus seperti strength dan cardio. Untuk di sepeda motor pastinya ada latihannya tersendiri. Tapi selain itu, ada latihan mental untuk menjaga pikiran tetap positif," ucapnya.

Lebih lanjut, Ramadhipa juga berusaha menyerap ilmu dari pembalap yang lebih senior. Ia mengaku banyak belajar dari Mario Aji dan Veda Ega Pratama yang berada di kelas yang lebih tinggi di Moto2 dan Moto3.

"Saya ingin belajar lebih banyak dari mereka. Karena saya lihat mereka punya attitude yang kuat. Semua hal yang positif dari mereka itu juga bagus untuk saya," ucapnya.

Saat ini Dhipa menduduki peringkat kedua di klasemen MotoGP Rookies Cup 2026 dengan 34 poin, tertinggal tujuh poin dari Benat Fernandez yang ada di posisi pertama. MotoGP Rookies Cup 2026 masih memiliki 12 balapan sisa dari enam seri yang ada dari Mei hingga September.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/nva) Add as a preferred
source on Google