PBSI Tetap Kirim Atlet ke Swiss Open, Terbang Lewat Turki
Sekjen PP PBSI Ricky Soebagdja menyatakan para pemain Indonesia yang direncanakan tampil di Swiss Open 2026 akan tetap berangkat.
Situasi di Asia Barat alias Timur Tengah saat ini sedang menegangkan seiring konflik antara AS-Israel dengan Iran. Karena itulah, Tim Badminton Indonesia akan melalui Turki.
"Kami memastikan tim Indonesia yang akan berangkat dari Jakarta menuju Swiss berada dalam kondisi aman dan siap menjalani perjalanan panjang. Tim dijadwalkan bertolak pada Sabtu (7/3) pukul 21.05 dan 23.45 WIB menggunakan Turkish Airlines dengan transit di Istanbul sebelum melanjutkan perjalanan dan mendarat di Basel."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berharap seluruh pemain dan ofisial dapat menjalani perjalanan dengan baik, segera beradaptasi dengan kondisi di sana, dan mempersiapkan diri secara optimal untuk menghadapi turnamen Swiss Open," ucap Ricky dalam rilis PBSI.
Swiss Open akan digelar pada pekan depan. Dalam turnamen ini, sejumlah pemain yang sudah tampil di All England akan melanjutkan perjalanan ke Swiss Open.
Selain itu, ada pula pemain-pemain yang berangkat dari Indonesia. Moh Zaki Ubaidillah, Anthony Ginting, Adnan Maulana, Indah Cahya Sari Jamil, Dejan Ferdinansyah, Bernadine Wardana, dan lain-lain.
Indonesia terakhir kali meraih gelar di Swiss Open pada 2024. Saat itu Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto memenangkan nomor ganda putri.
Karena itu, Tim Badminton Indonesia mengusung misi merebut gelar di kesempatan kali ini.
(ptr/jun)