Andrew Jung Kecewa Persib Tumbang, Berulang Kali Sebut Soal 11 vs 10
Penyerang Persib Bandung, Andrew Jung, begitu terpukul dengan kegagalan di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) dan berulang kali menyebut soal situasi 11 vs 10.
Pemain asal Prancis itu mencetak gol semata wayang Persib ke gawang Ratchaburi pada leg kedua babak 16 besar ACL 2. Persib menang 1-0, namun itu tidak bisa membalikkan keadaan karena sebelumnya takluk tiga gol tanpa balas di Thailand.
Jung menyatakan rencana Persib bangkit pada leg kedua sebenarnya berhasil, tetapi kemudian wasit Majed Mohammaed Alshamrani mengeluarkan kartu merah untuk Uilliam Barros pada akhir babak pertama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di babak pertama kami bermain dengan baik dan kami bisa mencetak gol. Tapi setelah kondisinya sebelas melawan sepuluh, kondisi jadi menjadi lebih sulit untuk menang, itu saja," katanya.
Pemain yang musim lalu memperkuat klub OFI di Liga Super Yunani itu tak cuma sekali menyebut situasi 11 vs 10 yang merujuk pada kondisi Persib yang kekurangan pemain setelah Barros diusir wasit.
"Kita semua tahu, jika saja kami bisa mencetak satu gol lagi di babak pertama, itu akan sulit bagi mereka karena memang tidak mudah bermain di sini (Bandung). Tapi seperti yang tadi saya katakan, tidak mudah untuk bermain sebelas melawan sepuluh."
"Kami sudah mencoba, sudah mengerahkan segalanya saya rasa tapi itu tidak cukup. Tidak mudah karena kekurangan satu pemain. Saya rasa, kami sudah melakukan yang terbaik," terang Jung.
Sebelumnya Jung juga menyoroti kekalahan telak Persib dari Ratchaburi pada leg pertama yang membuat situasi menjadi sulit pada leg kedua.
"Itu saja, kami tereliminasi. Tapi seperti kata pelatih, kami kalah di pertandingan pertama, bukan sekarang, bukan hari ini," jelas pemain 28 tahun itu.
(nva/nva)