Bojan Hodak Dongkol ke Wasit, Persib Bakal Protes ke AFC
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyatakan bakal mengirim protes ke AFC terkait kepemimpinan wasit Majed Mohammed Alshamrani dalam laga AFC Champions League Two (ACL 2) menghadapi Ratchaburi.
Persib gagal melangkah ke perempat final ACL 2. Kemenangan 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Kamis (19/2) hanya sekadar memangkas jarak. Maung Bandung kalah 1-3 secara agregat dari skuad Naga asal Thailand.
Dalam pertandingan di GBLA, Persib harus bermain dengan 10 orang sejak menit-menit akhir babak pertama. Alshamrani mengusir Uilliam Barros yang melakukan tekel kepada Jonathan Khemdee.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bojan menilai wasit punya banyak kesalahan. Itu pula yang mendasari langkah Persib menyurati Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
"Mengenai kartu merah, saya tidak bisa bicara apapun, tapi ada daftar panjang hal perlu dibahas, bukan hanya kartu merah. Kami akan mengirim [surat keberatan] dan kita akan lihat. Mereka pasti akan menjawabnya, tapi itu tak akan mengubah apapun," ujar pelatih asal Kroasia tersebut.
Bojan tampak cukup puas dengan performa Thom Haye dan kawan-kawan pada babak pertama yang terus menerus menekan lawan dan menghasilkan gol, namun lagi-lagi pelatih yang sudah mengantar Persib menjadi juara kompetisi lokal dalam dua musim beruntun itu menyoroti keputusan wasit.
"Saya rasa selama 45 menit pertama kami bermain dengan cukup baik. Mereka bertahan dengan sepuluh pemain. Kami bisa mencetak satu gol, ada satu gol juga yang dianulir dan memiliki beberapa peluang."
"Saya yakin, jika saja kami bermain dengan sebelas pemain, kami bisa lolos," ucapnya.
Kekalahan di ACL 2 membuat Bojan menegaskan anak asuhnya bakal fokus mempertahankan gelar di Super League.
"Kami tersingkir, masalahnya ada di pertandingan leg pertama karena saat itu kami tidak berada pada level yang seharusnya. Tapi tidak apa-apa, sekarang kami akan fokus ke liga," tukas Bojan.
Baca berita selengkapnya di sini.
(nva/nva)