Mourinho Dicap Munafik Gara-gara Salahkan Selebrasi Vinicius

CNN Indonesia
Kamis, 19 Feb 2026 02:15 WIB
Mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher menyebut Jose Mourinho sebagai seorang munafik karena menyalahkan selebrasi Vinicius Junior.
Pelatih Benfica, Jose Mourinho dicap munafik karena menyalahkan selebrasi bintang Real Madrid, Vinicius Junior. (REUTERS/Rodrigo Antunes)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher menyebut Jose Mourinho sebagai seorang munafik karena menyalahkan selebrasi Vinicius Junior yang berujung dugaan aksi rasial saat laga Benfica vs Real Madrid pada leg pertama playoff Liga Champions, Rabu (18/2) dini hari WIB.

Carragher mengaku terkejut dengan standar ganda Mourinho. Pengamat sepak bola asal Inggris itu merujuk aksi The Special One di masa lalu yang seringkali memprovokasi suporter lawan.

"Di masa lalu, Anda ingat dia berlari di pinggir lapangan di Old Trafford. Saya ingat di sebuah partai final melawan Liverpool, ketika Chelsea mencetak gl di menit-menit akhir, dia menyuruh semua pendukung Liverpool untuk diam," ujar Carragher seperti dilansir dari Daily Mail.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia juga seringkali menangkupkan telinga ke arah ke para pendukung [lawan], jadi agak berlebihan jika pernyataan itu datang darinya untuk mengkritik selebrasi Vinicius Jr. Dia [Vinicius] berha untuk merayakan sesuka hatinya."

Sebelumnya, Vinicius Jr diduga jadi korban aksi rasial yang dilakukan pemain Benfica, Gianluca Prestianni. Bintang asal Brasil itu sempat melakukan aksi mogok main karena diduga disebut monyet oleh Prestianni tidak lama setelah mencetak gol penentu kemenangan Los Merengues di Stadion Da Luz, Lisbon.

Mourinho turut angkat bicara usai anak asuhnya kalah 0-1 dari Madrid. Pelatih asal Portugal itu menyoroti selebrasi Vinicius setelah mencetak gol indah ke gawang Benfica di babak kedua.

Ketika itu, Vinicius merayakan gol ke gawang lawan dengan berjoget di dekat tiang penanda sepak pojok.

Saya memberi tahu [Vinicius], 'Ketika kamu mencetak gol seperti itu, rayakanlah dengan cara yang terhormat'," ujar Mourinho.

"Ketika dia berdebat tentang rasialisme, saya mengatakan kepadanya bahwa orang terbesar [Eusebio] dalam sejarah klub ini adalah orang kulit hitam. Klub ini, sama sekali bukan klub rasis."

[Gambas:Video CNN]

(jal/jun)