Derby de Italia Inter vs Juventus: Nerazzurri Dihantui Obsesi Tinggi

CNN Indonesia
Sabtu, 14 Feb 2026 08:45 WIB
Alessandro Bastoni dari Inter Milan menegaskan pentingnya Derby de Italia tanpa obsesi. Inter siap menghentikan rekor buruk melawan Juventus.
Inter Milan ingin membalas dendam ke Juventus atas kekalahan putaran pertama. (REUTERS/Massimo Pinca)
Jakarta, CNN Indonesia --

Salah satu bintang Inter Milan, Alessandro Bastoni, mengaku tidak terobsesi degan Juventus menjelang Derdy de Italia, Sabtu (14/2) atau Minggu (15/2) WIB.

Pertandingan pekan ke-25 ini akan berlangsung di Stadion Guiseppe Meazza, markas Inter. Sebelumnya, pada pertemuan putaran pertama, Juventus menang 4-3.

Bastoni menegaskan bahwa segenap pemain Inter memahami seberapa penting arti Derby de Italia. Namun, Bastoni tak ingin emosi dan psikologis pemain terganggu karena status itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tentu saja kami berpikir momennya telah tiba, tetapi itu tidak boleh menjadi obsesi, atau akan menjadi kontraproduktif," kata Bastoni kepada Sky Sports dilansir Football Italia.

"Kami harus ingat bahwa ini hanyalah sebuah permainan, jadi kami harus tetap tenang, karena ini hanyalah laga biasa, mencoba memberikan sesuatu yang lebih untuk menang melawan rival."

Dalam 14 pertemuan terakhir, Inter tak pernah menang atas Juventus. Karena itu pertandingan kali ini ingin dijadikan sarana untuk menghentikan rekor buruk tersebut.

"Kami punya waktu seminggu untuk mempersiapkan diri, jadi kami sampai di sini dalam kondisi baik dari semua aspek," ucap pemain berposisi bertahan tersebut menjelaskan.

"Meski demikian, kami tahu betapa pentingnya pertandingan Inter-Juventus bagi dunia sepak bola. Saya ulangi, ini tidak boleh menjadi obsesi, dan kita harus tetap fokus," ucap Bastoni.

Saat ini Inter sedang bertengger di peringkat pertama Serie A dengan 58 poin dari 24 pertandingan. Adapun Juventus di urutan keempat dengan 46 poin.

Inter memang lebih konsisten pada musim ini, sedangkan Juventus labil. Ini pula yang membuat tim asuhan Christian Civu percaya diri bisa membalas dendam atas Juventus.

"Tentu saja, kami telah menemukan keseimbangan. Mungkin, terkadang kami tidak terlihat [bermain] cantik, tetapi lebih efisien [dalam hal penyelesaian akhir]," kata Bastoni.

"Beberapa hal berjalan lebih baik dibandingkan dengan paruh pertama musim, dan kepercayaan diri semakin meningkat. Hal-hal inilah yang telah membawa Inter menjadi seperti sekarang ini." 

[Gambas:Video CNN]

(abs)