Qatar Open: Alasan Swiatek Tak Beri Poin ke Janice Tjen di Set 1

CNN Indonesia
Rabu, 11 Feb 2026 16:38 WIB
Iga Swiatek membeberkan alasan tidak memberikan poin kepada Janice Tjen pada set pertama saat keduanya bentrok pada babak kedua Qatar Open 2026, Selasa (10/2).
Janice gagal raih poin di set pertama melawan Iga Swiatek. (AFP/KARIM JAAFAR)
Jakarta, CNN Indonesia --

Iga Swiatek membeberkan alasan tidak memberikan poin kepada Janice Tjen pada set pertama saat keduanya bentrok pada babak kedua Qatar Open 2026 di Khalifa International Tennis and Squash Complex, Selasa (10/2).

Dalam pertandingan di center court tersebut, Iga Swiatek yang jadi unggulan pertama turnamen tanpa kesulitan berarti menang 6-0 6-3.

Hasil itu membuat Iga Swiatek mencatatkan rekor 36 kali bagel usai unggul 6-0 atas Janice pada set pertama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait kemenangan pada set pertama itu Swiatek mengungkapkan alasan tidak memberikan poin kepada Janice. Menurut Swiatek, dia hanya ingin tampil 100 persen.

"Saya rasa, ketika saya masih muda, saya merasa seperti itu [ingin berikan poin ke lawan], tetapi kemudian, Anda hanya ingin memenangkannya," kata Swiatek dikutip dari Tennis.com.

"Ini olahraga. Tidak masuk akal untuk berhenti atau bermain 80 persen," ucap Swiatek menambahkan.

Petenis nomor dua dunia dalam ranking WTA itu juga menilai, tampil maksimal menjadi bentuk penghormatan kepada Janice Tjen sebagai lawan.

"Saya di sini untuk menampilkan performa terbaik saya, jadi saya selalu merasa bahwa Anda tidak akan menghormati lawan jika memberikan sesuatu kepada mereka, karena kita di sini untuk bermain sebaik mungkin. Saya selalu mencoba untuk fokus pada diri sendiri dan hanya itu," tutur Swiatek.

Pada set pertama pertandingan itu, Janice Tjen terlihat kesulitan mengimbangi permainan Iga Swiatek. Unggulan pertama tersebut mendominasi permainan dengan baik. Tidak jarang pukulan Swiatek sulit dikembalikan Janice.

Janice baru bisa memberikan perlawanan sengit pada set kedua. Beberapa kali Swiatek dipaksa bermain hingga deuce. Namun karena keunggulan kualitas dan pengalaman, Swiatek memenangkan laga ini.

[Gambas:Video CNN]

(sry/rhr)