3 Juara Liga Champions Rontok di Fase Grup

CNN Indonesia
Kamis, 29 Jan 2026 10:16 WIB
Tiga klub yang pernah merasakan mengangkat trofi 'Si Kuping Lebar' gagal lolos ke babak 16 besar Liga Champions musim ini.
Ajax yang mengoleksi empat gelar Liga Champions gagal melangkah ke babak 16 besar. (REUTERS/MAURICE VAN STEEN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tiga klub yang pernah merasakan mengangkat trofi 'Si Kuping Lebar' gagal lolos ke babak 16 besar Liga Champions musim ini.

Sebanyak 12 klub terbawah di klasemen fase grup Liga Champions 2025/2026 tidak bisa melanjutkan langkah. Mereka tersisih dan gagal bersaing memperebutkan trofi bergengsi di Eropa.

Di antara 12 klub yang gugur tersebut, terdapat tiga klub yang pernah berjaya dan mendapat lampu sorot pada penyelenggaraan Liga Champions pada musim-musim sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut tiga juara Liga Champions yang rontok di fase grup musim ini:

1. Olympique Marseille

Marseille menempati peringkat ke-25 atau ada di batas paling tinggi di jajaran klub yang tidak lolos. Klub asal Prancis itu menorehkan sembilan poin dari delapan pertandingan.

Poin Marseille sama seperti Bodo/Glimt dan Benfica yang lolos ke babak playoff. Selisih gol skuad Les Phoceens yang membuat mereka berada di bawah dua klub tersebut sehingga gagal masuk ke babak selanjutnya.

Marseille pernah menjadi juara Liga Champions pada musim 1992/1993 setelah mengalahkan AC Milan yang saat itu menjadi unggulan.

2. PSV

Juara Eredivisie musim lalu ini gagal bersaing di Liga Champions. PSV hanya menduduki peringkat ke-28. Dari delapan kali main, PSV cuma menang dua kali dan seri dua kali. Sisanya kalah.

Padahal PSV tampil cukup mengejutkan dengan kemenangan atas Napoli dan Liverpool. Anak asuh Peter Bosz pun gagal mengulang prestasi klub asal Eindhoven itu pada musim 1987/1988.

Nyaris empat dekade lalu PSV mencetak sejarah dengan menjadi juara Liga Champions, yang saat itu masih bertitel European Cup.

3. Ajax

Wakil Belanda gagal total di fase grup Liga Champions musim ini. Selain PSV, Ajax pun harus angkat koper. Negeri Kincir Angin pun tak punya wakil di babak 16 besar.

Ajax tampil tidak impresif musim ini, hanya menang dua kali dan kalah enam kali sehingga terdampar di peringkat ke-32.

Ajax merupakan kesebelasan yang tersingkir di fase grup dengan koleksi trofi Liga Champions terbanyak. Ada tiga trofi yang sudah diraih di era Johan Cruyff pada musim 1970/1971, 1971/1972, dan 1972/1973. Selain itu ada satu gelar lagi yang sukses diraih pada 1994/1995.

[Gambas:Video CNN]

(nva/ptr)