Sebut Carrick Tak Layak Latih MU, Keane Diserang Balik Ferdinand
Mantan pemain Manchester United, Rio Ferdinand membalas kritik tajam Roy Keane yang menyatakan bahwa Michael Carrick tidak layak menjadi pelatih permanen The Red Devils.
Ferdinand mengecam penolakan Roy Keane, sesama mantan pemain MU, terhadap Carrick yang ditunjuk sebagai pelatih interim usai pemecatan Ruben Amorim. Ia menepis anggapan bahwa Carrick tidak mampu membuktikan kelayakannya sebagai manajer permanen MU bahkan setelah memenangkan pertandingan terakhir melawan Arsenal.
Sebelumnya, Keane menegaskan bahwa MU membutuhkan figur pelatih yang "lebih besar dan lebih baik" jika ingin bersaing di level tertinggi musim depan. Ia juga meragukan pengalaman, reputasi internasional serta kemampuan memenangkan gelar yang dimiliki Carrick.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keane menafikan keberhasilan The Red Devils setelah menaklukkan pemuncak klasemen, Arsenal dengan skor 3-2 di Liga Inggris pada Minggu (25/1).
"Bahkan jika mereka berhasil naik ke posisi keempat, saya tetap tidak yakin dia orang yang tepat untuk pekerjaan itu. Sama sekali tidak," kata Keane.
Sebaliknya, Ferdinand yang juga merupakan mantan rekan setim Carrick dan Keane menyatakan ketidakpercayaannya atas anggapan orang-orang yang mengesampingkan Carrick. Bahkan Ferdinand menyebut anggapan orang-orang tersebut sebagai sikap yang tidak hormat.
"Dan orang-orang mengatakan kepada saya bahwa apapun yang dilakukan Michael Carrick, dia seharusnya tidak mendapatkan kesempatan untuk melatih Manchester United. Dari mana orang-orang mendapatkan ini?" ujar Ferdinand seperti dilansir dari Daily Mail.
"Sikap tidak hormat ini sungguh luar biasa. Seseorang sampai mengatakan, "apa pun yang dilakukan orang ini, dia tidak pantas diberi kendali atas Manchester United." Atas dasar apa kau mengatakan itu? Itu omong kosong," tambahnya.
Menurut Ferdinand, Carrick justru berjasa karena telah membawa MU naik ke posisi keempat di klasemen sementara dengan tambahan enam poin. Apalagi MU sukses menaklukkan dua tim yang bersaing meraih gelar Liga Inggris, Arsenal dan Man City.
(ade/jal)