Rapor Janice Tjen di Grand Slam: Cuma Bisa Disetop Petenis Elite

CNN Indonesia
Kamis, 22 Jan 2026 10:52 WIB
Janice Tjen merupakan pendatang baru di arena tenis Grand Slam, namun kiprahnya tidak bisa dipandang remeh lantaran hanya bisa disetop petenis elite.
Janice Tjen sudah dua kali tampil di turnamen Grand Slam. (AFP/DAVID GRAY)
Jakarta, CNN Indonesia --

Janice Tjen merupakan pendatang baru di arena tenis Grand Slam, namun kiprahnya tidak bisa dipandang remeh lantaran hanya bisa disetop petenis elite.

Setelah sekian lama tak punya wakil dalam ajang tenis bergengsi dunia, Indonesia kini memiliki Janice yang meneruskan jejak langkah Yayuk Basuki, Wynne Prakusya, dan Angelique Widjaja.

Namanya mencuat pada semester kedua 2025 ketika bisa menembus putaran utama US Open dari babak kualifikasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bukan sekadar penggembira. Janice terbukti bisa menundukkan unggulan ke-24, Veronika Kudermetova, pada ajang Grand Slam di Amerika Serikat tahun lalu.

Janice gagal melaju ke babak ketiga US Open lantaran kalah dari Emma Raducanu yang merupakan mantan penghuni peringkat 10 besar dunia sekaligus juara US Open 2021.

Pada awal tahun ini Janice kembali berlaga di ajang Grand Slam, tepatnya Australia Open 2026. Petenis 23 tahun itu lagi-lagi membuktikan kemampuan melewati babak pertama. Janice menumbangkan Leylah Fernandez yang merupakan unggulan ke-22.

Pada babak kedua, Janice menunjukkan perlawanan alot ketika berhadapan dengan mantan petenis nomor satu dunia Karolina Pliskova. Janice kalah 4-6 dan 4-6 sehingga terhenti di babak kedua.

Sebagai pendatang baru, aksi Janice tak bisa dipandang sebelah mata. Dengan jam terbang yang lebih banyak di berbagai kejuaraan-kejuaraan bergengsi, bukan tidak mungkin Janice bisa meraih hasil lebih baik pada masa yang akan datang.

[Gambas:Video CNN]

(nva/sry)