Ganda Malaysia Sering Dihajar Indonesia, Tuah Herry IP Disorot

CNN Indonesia
Jumat, 02 Jan 2026 21:25 WIB
Pelatih ganda putra Malaysia, Herry IP, menjadi sorotan karena sering kalah dari Indonesia, meski meraih lima gelar sepanjang 2025.
Sentuhan Herry IP di ganda putra Malaysia mulai jadi sorotan. (CNN Indonesia/ Putra Permata Tegar)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih ganda putra Malaysia, Herry Iman Pierngadi atau Herry IP jadi sorotan karena atlet binaannya sering dikalahkan wakil Indonesia.

Herry IP mulai menangani Malaysia sejak Februari 2025. Selepas hengkang dari pelatihan nasional (pelatnas) PBSI, pelatih 63 tahun itu menorehkan prestasi gemilang dengan sumbangan lima gelar.

Kelima gelar itu diraih Aaron Chia/Soh Wooi Yik dalam Kejuaraan Asia, Thailand Open, dan Singapore Open. Kemudian dua gelar di Indonesia Masters dan Malaysia Masters oleh Man Wei Chong/Tee Kai Wun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, terutama di akhir tahun, ganda Malaysia kerap tumbang dari Indonesia. Sabar Karyaman Gutama/Mohamad Reza Pahlevi Isfahani dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri jadi momok.

"Pada pengujung musim lalu, pasangan [Malaysia] sering kalah dari ganda Indonesia, termasuk dari Sabar/Reza serta Fajar/Fikri," tulis media Malaysia, Harian Metro, Jumat (2/1).

"Ini jadi isyarat jelas bahwa lawan sudah tahu gaya permainan Malaysia serta taktik racikan Herry IP," tulis laporan tersebut, menganalisis pencapaian ganda putra Malaysia.

Melihat situasi ini, atlet ganda putra Malaysia, Man Wei Chong memberi pendapatnya. Menurutnya, konsistensi Indonesia jadi kunci mampu menaklukkan wakil Negeri Jiran.

"Strategi mereka [Indonesia] hampir sama dengan kami, tapi mereka lebih konsisten dan itu yang menyebabkan kami sering kalah," katanya membela sentuhan sang pelatih.

Saat ini, Wei Chong/Kai Wun masih unggul dari ganda putra Indonesia manapun dalam konteks peringkat dunia. Saat ini mereka berada di urutan kelima, di atas Fajar/Fikri.

Melihat ancaman disalip oleh rival dari negeri tetangga, Man Wei Chong ingin fokus mendulang prestasi. Baginya goresan gelar juara akan otomatis mengerek peringkat dunia.

"Yang penting adalah prestasi. Kalau prestasi bagus, keputusan akan datang juga. Ranking itu cuma nomor," ucapnya soal kemungkinan digeser ganda putra Indonesia.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/abs)
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER