Penjelasan PBSI Soal Sabar/Reza Gantikan Raymond/Joaquin di SEA Games

CNN Indonesia
Sabtu, 29 Nov 2025 07:40 WIB
PBSI membeberkan penjelasan soal penggantian Raymond/Joaquin dengan Sabar/Reza dalam ajang SEA Games 2025.
Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani bakal berlaga di SEA Games 2025. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

PBSI membeberkan penjelasan soal penggantian Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dengan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dalam ajang SEA Games 2025.

Sabar/Reza ditunjuk tampil di SEA Games 2025 menggantikan Raymond/Joaquin yang baru saja menjadi juara Australia Open 2025.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat PBSI, Yuni Kartika, membenarkan proses pergantian Raymond/Joaquin ke Sabar/Reza dilakukan beberapa waktu lalu saat ada permintaan dari tim review Kemenpora sebelum Australia Open 2025 berlangsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Betul beberapa waktu yang lalu [proses pergantian pemain untuk SEA Games 2025]," kata Yuni ketika ditanya CNNIndonesia.com soal waktu penunjukkan Sabar/Reza menggantikan Raymond/Joaquin.

Dengan demikian keberhasilan Raymond/Joaquin tidak memengaruhi keputusan yang sudah dibuat untuk SEA Games tersebut karena nama Sabar/Reza sudah didaftarkan bersama dengan ganda putra lainnya yakni Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana.

Pada awal November 2025, Kemenpora RI melalui Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga mengusulkan perubahan skuad bulutangkis Indonesia demi prestasi di SEA Games tahun ini.

Lantaran melihat Malaysia dan Thailand menurunkan skuad terbaik, Kemenpora mengusulkan perubahan pemain kepada PBSI yang disambut perubahan susunan pemain.

Sementara pelatih ganda putra pratama pelatnas PBSI, Chafidz Yusuf, yang memenangani Raymond/Joaquin menjelaskan anak asuhnya tidak memperkuat tim Indonesia di SEA Games 2025 karena ada pergantian pemain.

"Katanya informasinya ada pergantian pemain jadi Sabar/Reza. Terlepas dari itu diambil positifnya saja [tidak tampil di SEA Games]," ucap Chafidz saat dihubungi pada 24 November.

[Gambas:Video CNN]

(ptr/nva)
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER