Sterling Tanggung Biaya Pemakaman Suporter Crystal Palace

CNN Indonesia | Senin, 22/04/2019 18:30 WIB
Sterling Tanggung Biaya Pemakaman Suporter Crystal Palace Raheem Sterling tanggung semua biaya pemakaman suporter Crystal Palace. (REUTERS/David Klein)
Jakarta, CNN Indonesia -- Winger Manchester City Raheem Sterling menanggung semua biaya pemakaman suporter cilik Crystal Palace, Damary Dawkins.

Meski Dawkins bukan suporter Manchester City, winger 24 tahun tersebut membantu kampanye keluarga Dawkins untuk menemukan pendonor sel darah induk yang cocok dengan bocah 13 tahun itu.

Sejak saat itu mantan pemain Liverpool tersebut dekat dengan keluarga Dawkins. Namun kebersamaan Sterling dengan Dawkins tidak berlangsung lama. Dawkins meninggal karena leukimia pada pertengahan Maret lalu.


Sterling sempat memberikan persembahan untukl Damary Dawkins pada akhir Maret, tepatnya ketika timnas Inggris menang telak 5-0 atas Republik Ceko dalam laga KUalifikasi Piala Eropa 2020 Grup A, Jumat (22/3).

Dalam pertandingan di Stadion Wembley itu Sterling mencetak tiga gol, dengan dua lainnya dilesakkan Harry kane dan bunuh diri Tomas Kalas.

Raheem Sterling dikenal dekat dengan Damary Dawkins.Raheem Sterling dikenal dekat dengan Damary Dawkins. (REUTERS/Andrew Yates)
Saat merayakan gol, Sterling membuka bagian depan jersey timnas Inggris dan menunjukkan kaus bagian dalam yang tertera foto Damary Dawkins.

"Semoga jiwamu beristirahat dengan damai," tulis Sterling pada kaus bagian dalamnya.

Saat Damary Dawkins dimakamkan di Dagenham pada Jumat (19/4), Sterling menyempatkan diri menghadiri acara tersebut. Menurut pemain kelahiran Kingston, Jamaika, itu Damary adalah anak muda yang istimewa.

Sterling Tanggung Biaya Pemakaman Suporter Crystal Palace
"Damary seorang pemuda istimewa yang menyentuh banyak kehidupan, termasuk kehidupan saya. Positif sampai akhir, dia adalah contoh bagi kita semua," kata Sterling dikutip dari Standard.

Ayah Damary, Tony, menyebut Sterling dengan anaknya memiliki hubungan baik. Penghormatan dari Sterling atas meninggalnya Damary dianggap Tony sebagai momen yang sangat menyentuh.

"Saya tahu mereka sering berbincang, karena Sterling datang ke rumah sakit, mereka bermain biliar bersama dan tampaknya mereka bertukar nomor [ponsel]," ucap Tony. (sry/ptr)