Kaka, Rival Saat Messi dan Ronaldo Masih Muda

CNN Indonesia | Senin, 22/04/2019 15:49 WIB
Kaka, Rival Saat Messi dan Ronaldo Masih Muda Ricardo Kaka salah satu pemain Brasil yang menuai sukses di Eropa. (JEWEL SAMAD / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan pemain Timnas Brasil, Ricardo Izecson dos Santos Leite atau yang biasa dikenal dengan panggilan Kaka, pernah menjadi rival bintang sepak bola dunia masa kini, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo ketika keduanya masih berusia muda.

Kaka yang menginjak usia tepat 37 tahun pada 22 April 1982 pernah disebut sebagai 'manusia' terakhir yang menjadi pemain terbaik dunia sebelum Messi dan Ronaldo menguasai penghargaan individu tersebut, dan akhirnya berakhir setelah Luka Modric berjaya pada 2018.

Liga Champions musim 2004/2005 menjadi ajang perjumpaan Kaka dengan Messi dan Ronaldo. Saat membela AC Milan dalam babak penyisihan Grup F, Kaka dua kali bertemu Messi yang memperkuat Barcelona.


Saat itu Messi yang masih berusia 16 tahun dan baru direkrut dari Barcelona B hanya duduk di bangku cadangan sementara Kaka yang menginjak tahun kedua di AC Milan mendapat tempat sebagai pemain utama.

Kaka, Rival Masa Muda Messi dan RonaldoRicardo Kaka menjadi pembelian sukses AC Milan. (Olivier MORIN / AFP)
Dari bangku cadangan, Messi menjadi saksi kemenangan Milan atas Barca dengan skor 1-0 di SanSiro pada 20 Oktober 2004. Ia juga belum mendapat kesempatan bermain ketika Blaugrana mengalahkan Milan dengan skor 2-1 di Camp Nou pada 2 November 2004.

Memasuki babak gugur putaran pertama, Kaka bertemu Ronaldo yang sudah menjadi bagian penting Manchester United.

Kaka dan Ronaldo bersaing di dalam lapangan hijau dalam pertemuan pertama mereka di hadapan kurang lebih 67 ribu penonton Old Trafford pada 23 Februari 2005. Ketika itu, sama seperti Kaka, Ronaldo juga menginjak tahun kedua membela MU.

Di pertandingan tersebut, Kaka bermain selama 90 menit sebelum digantikan Serginho. Sedangkan Ronaldo bermain selama 63 menit dan lalu digantikan Van Nistelrooy.

Kaka, Rival Masa Muda Messi dan Ronaldo
Lima belas hari sebelum pertandingan ini, Ronaldo baru saja berulangtahun yang ke-20. Namun alih-alih mendapat hadiah dari Liga Champions, ia malah harus mengakui kehebatan tim yang diperkuat Kaka.

Ketika itu AC Milan berhasil menghentikan langkah MU di Liga Champions dengan skor agregat 2-0 berkat gol dari Hernan Crespo dalam dua leg.

Pemain Terbaik Dunia dan Ballon d'Or

Messi dan Ronaldo masih muda saat bersaing lawan Kaka untuk menjadi pemain terbaik dunia pada 2007. Messi berusia 20 tahun, Ronaldo berumur 22 tahun, sedangkan Kaka berusia 25 tahun.

Dalam persaingan menjadi pemain terbaik dunia pada 2007, Kaka menang dengan perolehan 1047 poin. Sedangkan Messi berada diurutan kedua dengan 504 poin, diikuti Ronaldo dengan perolehan 426 poin.

Kaka, Rival Masa Muda Messi dan RonaldoRicardo Kaka gagal meraih puncak performa di Real Madrid. (AFP PHOTO / MIGUEL RIOPA)
Pencapaian Messi dan Ronaldo tersebut cukup mengesankan. Pasalnya, mereka mengalahkan sejumlah pemain senior seperti Didier Drogba (209), Ronaldinho (109), dan Steven Gerrard (68 poin).

Di tahun yang sama, Kaka juga mendapat penghargaan Ballon d'Or dengan 444 poin. Akan tetapi kali ini urutan kedua sukses diamankan Ronaldo dengan 277 poin, sementara Messi di peringkat ketiga dengan 255.

Partisipasi Messi dan Ronaldo dalam tiga besar daftar pemain terbaik dan Ballon d'Or menjadi batu loncatan bagi kedua pemain tersebut di tahun-tahun berikutnya. Terbukti, dari 2008 sampai 2017, pemenang dari penghargaan Ballon d'Or hanya diisi oleh dua nama pemain, yakni Messi dan Ronaldo.

Pensiun

Kaka memutuskan gantung sepatu pada usia 35 tahun. Pemain yang mengawali karier profesional di klub Sao Paulo memilih pensiun setelah kontraknya Orlando City berakhir.

Kaka merupakan satu di antara pemain terbaik dunia di era 2000-an. Kariernya makin menanjak ketika memutuskan untuk meninggalkan Sao Paolo untuk berseragam AC Milan pada 2003.

Kaka, Rival Masa Muda Messi dan RonaldoRicardo Kaka memilih berkarier di Amerika Serikat sebelum pensiun. (Jerry Lai/USA TODAY Sports via Reuters)
Bersama Milan, Kaka sukses meraih lima gelar bergengsi. Termasuk trofi Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub. Sosok yang religius itu juga sukses mengantarkan Brasil meraih gelar Piala Dunia 2002.

Kaka kemudian mengukir namanya sebagai pemain termahal dunia ketika memutuskan untuk gabung ke Real Madrid pada 2009. Namun, performanya meredup di Bernabeu karena lebih banyak berkutat dengan cedera.

Gelandang asal Brasil ini sempat kembali ke Milan, namun akhirnya memutuskan untuk melanjutkan karier bersama Orlando City pada 2014. Ia pun memutuskan untuk menutup kariernya di klub Amerika Serikat tersebut pada 2017.

Di level klub, Kaka mencatatkan 654 kali main dan 208 gol. Sementara bersama timnas Brasil, Kaka main sebanyak 92 laga dan menyumbang 29 gol.

Selamat Ulang Tahun, Kaka! (map/sry)