Ibrahimovic Sebut Harga Pemain di Liga Inggris Terlalu Tinggi

CNN Indonesia | Rabu, 20/03/2019 02:00 WIB
Ibrahimovic Sebut Harga Pemain di Liga Inggris Terlalu Tinggi Ibrahimovic sebut harga pemain di Liga Inggris terlalu tinggi. (USA TODAY Sports/REUTERS/Robert Hanashiro)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penyerang LA Galaxy Zlatan Ibrahimovic menyebut harga pemain di kompetisi Liga Primer Inggris terlalu tinggi, terutama jika dibandingkan dengan kualitas yang dimiliki.

Ibrahimovic mencicipi Liga Primer Inggris pada musim 2016 saat direkrut Manchester United dari Paris Saint-Germain. Pada musim tersebut pemain asal Swedia ini mencetak 17 gol dari 28 pertandingan.

Sepanjang kariernya, selain di Liga Inggris Ibrahimovic menghabiskan empat musim di Eredivisie Belanda, tujuh musim di Serie A Italia, empat musim di Ligue 1 Prancis, dan setahun di La Liga Spanyol. Total pemain 37 tahun itu sudah mengoleksi 12 gelar domestik.


Dari pengalamannya itu Ibrahimovic menilai Liga Primer Inggris di luar ekspektasinya. Pemain-pemain di Liga Inggris memiliki harga lebih tinggi dibandingkan kualitas yang ada.

"Persis seperti yang saya pikirkan. Sangat bersensasi, kecepatan sangat tinggi, itu bagus tetapi kualitasnya tidak seperti harganya yang tinggi," ujar Ibrahimovic kepada Mirror dikutip dari Sportskeeda.

Ibrahimovic punya kesempatan bermain di Man City pada 2011.Ibrahimovic punya kesempatan bermain di Man City pada 2011. (REUTERS/Andrew Yates)
"Harga yang terlalu tinggi itu dari sudut pandang teknik. Tetapi soal kecepatan dan intens, jika Anda tidak bisa menangani dua hal itu, Anda tidak akan bisa bertahan," Ibrahimovic menambahkan.

Meski hanya satu setengah musim di Man United dan Liga Inggris, Ibrahimovic tidak merasa menyesal. Namun menurut Ibrahimovic ceritanya akan berbeda jika ia datang 10 tahun sebelumnya.

Ibrahimovic Sebut Harga Pemain di Liga Inggris Terlalu Tinggi
Ibrahimovic memiliki peluang pindah ke Inggris pada 2011. Akan tetapi ia memilih kembali ke Italia bersama AC Milan usai tinggalkan Barcelona.

"Saya memiliki kesempatan pindah ke Manchester City ketika saya berada di Barcelona, tetapi setelah momen di Barcelona itu saya perlu menemukan kebahagiaan, kembali ke Italia," ucap Ibrahimovic.

"Saya senang di Italia, dan saya tahu akan bahagia jika kembali. Saya tidak tahu apakah saya akan bahagia jika pergi ke Man City karena itu adalah tantangan yang berbeda" Ibrahimovic menuturkan. (sry)