8 Pemain Hadapi Mantan Klub di Babak 16 Besar Liga Champions

CNN Indonesia | Senin, 11/02/2019 07:36 WIB
8 Pemain Hadapi Mantan Klub di Babak 16 Besar Liga Champions Angel Di Maria akan menghadapi mantan klubnya Manchester United. (REUTERS/Christian Hartmann)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah pemain berpeluang menghadapi mantan klubnya dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions musim 2018/2019 yang akan dimulai pada Selasa (12/2) waktu setempat.

Persaingan di Liga Champions akan dimulai kembali di pekan ini usai libur selama dua bulan. Sebanyak 16 tim akan berjuang untuk bisa lolos ke babak berikutnya di tahap awal fase gugur.

Dikutip dari Sportskeeda, ada delapan pemain yang bisa berhadapan dengan mantan klubnya leg pertama babak 16 besar Liga Champions nanti.


Berikut sejumlah pemain yang akan melawan mantan klubnya di laga pertama babak 16 besar Liga Champions:

1. Angel Di Maria

Angel Di Maria tidak memiliki karier yang cemerlang di Manchester United. Padahal, kepindahannya dari Real Madrid di musim 2014 sempat diharapkan menjadi 'malaikat' yang bisa memberikan keajaiban dalam permainan Setan Merah.

Akan tetapi winger asal Argentina itu sulit beradaptasi dengan sepak bola Inggris, terutama gaya permainan Louis van Gaal. Di musim berikutnya Di Maria dijual manajemen ke Paris Saint-Germain.

Samuel Umtiti (kanan) merupakan pemain jebolan akademi Lyon.Samuel Umtiti (kanan) merupakan pemain jebolan akademi Lyon. (REUTERS/Albert Gea)
2. Samuel Umtiti

Samuel Umtiti akan menghadapi Olympique Lyon, klub di mana ia meniti karier dari akademi hingga ke level profesional. Hanya saja, hantu cedera kerap membayangi Umtiti di musim ini. Akan tetapi bek 25 tahun itu tetap berkesempatan melawan Lyon di babak 16 besar Liga Champions nanti.

3. Leroy Sane

Leroy Sane tengah menikmati masa kesuksesan bersama Manchester City. Akan tetapi, di musim ini ia akan melawan mantan klub yang membesarkan namanya, FC Schalke. Pertandingan nanti bisa menjadi laga yang emosional untuk Sane.

Xherdan Shaqiri pernah merasakan kesuksesan bersama Munchen.Xherdan Shaqiri pernah merasakan kesuksesan bersama Munchen. (REUTERS/Phil Noble)
4. Xherdan Shaqiri

Xherdan Shaqiri akan dihadapkan pada memori indah meraih treble pada 2013 ketika menghadapi Bayern Munchen. Shaqiri pindah ke Munchen dari FC Basel pada 2012. Lantaran kalah bersaing di Munchen, pemain asal Swiss itu hengkang ke Inter Milan, Stoke City, hingga akhirnya gabung Liverpool pada musim panas lalu.

5 Mario Mandzukic

Cerita Mario Madzukic merupakan kebalikan dari Morata. Mandzukic akan menghadapi mantan klubnya Atletico Madrid. Usai terbuang dari Bayern Munchen pada 2014, Mandzukic gabung Atletico. Ia bermain dalam 43 laga dan mencetak 20 gol untuk Los Rojiblancos. Mandzukic hanya satu musim di Atletico dan kemudian pindah ke Juventus.

Alvaro Morata berkostum Juventus sejak 2014 hingga 2016.Alvaro Morata berkostum Juventus sejak 2014 hingga 2016. (REUTERS/Marcelo del Pozo)
6. Alvaro Morata

Alvaro Morata bisa bermain untuk Atletico Madrid saat menghadapi Juventus. Pasalnya, Chelsea yang merupakan klub Morata sebelum Atletico tidak tampil di Liga Champions musim ini.

Morata meruapakan slaah satu andalan Juventus di periode 2014 sampai 2016. Namun setelah itu ia memutuskan kembali ke Real Madrid. Di Juventus Morata bermain dalam 93 pertandingan dengan mencetak 27 gol.

7. Matija Nastasic

Matija Nastasic pernah bermain untuk Manchester City selama dua setengah tahun dan tampil dalam 51 pertandingan. Pemain asal Serbia itu meninggalkan The Citizens pada Januari 2015 lantaran gagal mendapatkan tempat di skuat utama dan bergabung dengan FC Schalke.


8. Klass Jan Huntelaar

Klass Jan Huntelaar yang kini kembali berseragam Ajax Amsterdam akan melawan Real Madrid, klub yang pernah dibelanya pada 2009. Hanya saja, karier Huntelaar di Santiago Bernabeu tidak berlangsung lama lantaran hanya bertahan selama enam bulan. Penyerang asal Belanda itu mencetak delapan gol dari 20 laga bersama El Real. (sry/sry)