Jadi CEO Persija, Ferry Paulus Emban Tugas Gede Widiade

CNN Indonesia | Sabtu, 09/02/2019 19:18 WIB
Jadi CEO Persija, Ferry Paulus Emban Tugas Gede Widiade Ferry Paulus akan menjalankan tugas yang sebelumnya jadi tanggung jawab Gede Widiade. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Persija Jakarta resmi menunjuk Ferry Paulus jadi CEO tim tersebut dan Ferry akan turun tangan menangani hal-hal yang sebelumnya diurus oleh Gede Widiade.

Setelah sukses jadi juara Liga 1 2018, Persija melakukan perubahan. Gede dan Rafil Perdana mundur. Selain Ferry yang jadi CEO, Kokoh fiat kini menjabat sebagai Direktur Utama Persija.

Kokoh menyebut Persija ingin mengembangkan struktur organisasi. Dari sebelumnya satu direktur yang diemban Gede, ditambah menjadi empat direktur yakni Direktur Utama, Wakil Direktur, Direktur Keuangan, Direktur Marketing dan Direktur sepak bola yang selama ini dikelola Gede.


"Yang bertanggung jawab mengelola Persija pada waktu itu Pak Gede, dari mulai keuangan, marketing, sepak bola, semua dikelola Pak Gede. Saya di struktur [organisasi Persija] sebagai komisaris pada saat itu, tapi diminta untuk mengawasi dan membantu mengelola keuangan."

Persija Jakarta punya prestasi mengkilap di musim 2018.Persija Jakarta punya prestasi mengkilap di musim 2018. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
"Tidak ada pengganti posisi Pak Gede. Pak Ferry sebagai CEO, tidak masuk dalam struktur direksi. Sebenarnya dia komisaris yang diminta bantuan pemegang saham sebagai CEO untuk mengurusi sepak bolanya," ungkap Kokoh.

Dengan demikian, tugas-tugas yang dijalankan oleh Gede selama dua tahun di Persija akan dipegang oleh Ferry mulai saat ini.

Ferry Paulus mengatakan aksi mengundurkan diri di koorporasi adalah hal biasa. Mundurnya Gede dari direksi tidak mengubah Persija.

Di tangan Gede, Ferry mengakui banyak transformasi besar yang dibuat. Banyak prestasi luar biasa baik di internal manajemen maupun tim. Terlebih tahun 2018 lalu, Persija meraih tiga prestasi juara.

"Atas nama Persija, saya ucapkan terima kasih ke Pak Gede. Beliau yang melahirkan transformasi luar biasa untuk Persija dari tahun sebelumnya."

"Tidak ada yang boleh lebih besar dari Persija. Pemain, ofisial, pelatih boleh berganti tapi elemen itu tidak boleh lebih besar dari Persija-nya. Persija adala klub besar yang berdiri sejak 1928," terangnya. (TTF/ptr)