Khabib Dihukum Berat: Bangunkan Saya Jika Sudah Selesai

CNN Indonesia | Rabu, 30/01/2019 16:18 WIB
Khabib Dihukum Berat: Bangunkan Saya Jika Sudah Selesai Khabib Nurmagomedov melontarkan pernyataan di media sosial usai hukuman yang dijatuhkan kepadanya. (Ethan Miller/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rival Conor McGregor, Khabib Nurmagomedov kembali melontarkan pernyataan terkait hukuman berat yang ia dapatkan dari Komite Atletik Nevada (NSAC).

Khabib dihukum larangan bertanding di wilayah Negara Bagian Nevada Amerika Serikat selama sembilan bulan. Selain itu, ia juga harus membayar denda sebesar US$500 ribu atau setara Rp7 miliar.

Setelah mendapatkan hukuman itu, Khabib melontarkan pernyataan sindiran melalui media sosial di Twitter dan Instagramnya.


"Bangunkan saya jika semua sudah selesai," tulis Khabib dalam akun Instagram dengan mengunggah foto tengah tertidur di sebuah sofa.

Khabib Nurmagomedov mengalahkan Conor McGregor secara submission atau kuncian di leher. (Khabib Nurmagomedov mengalahkan Conor McGregor secara submission atau kuncian di leher. (Foto: REUTERS/Stephen R. Sylvanie-USA TODAY Sports)
Pihak Khabib melalui manajernya, Ali Abdelaziz, sempat melontarkan kekecewaan karena hukuman yang dijatuhkan oleh NSAC dinilainya tidak adil.

"Saya pikir ini tidak adil. Khabib mendapat denda US$500 ribu dan Conor [McGregor] mendapat denda US$50 ribu? Saya pikir ini omong kosong," ucap Abdelaziz seperti dikutip dari ESPN.

Hukuman tersebut dianggap tak seimbang dengan yang diterima McGregor. Petarung asal Irlandia itu hanya mendapat sanksi skors enam bulan dan denda US$50 ribu (Rp700 juta).

Ia dihukum setelah dianggap memicu kerusuhan di T Mobile Arena, Las Vegas, usai mengalahkan McGregor. Khabib menaiki pagar oktagon dan menyerang Dillon Danis lantaran berang merasa dihina rekan lawannya itu.

Sementara hukuman McGregor disebut karena ia melontarkan pernyataan yang berbau ejekan rasial dan agama terhadap petarung muslim tersebut.

Khabib terhitung sudah menjalani hukuman skors sejak tanggal bertanding di UFC 229 pada Oktober dan dapat naik ring kembali pada 6 Juli 2019.

Hukuman skors petarung asal Rusia itu masih bisa dikurangi jika ia bersedia menjalani pelayanan masyarakat antiperisakan di Las Vegas.

[Gambas:Instagram] (bac/jun)