Petarung Baru UFC Tantang Khabib Nurmagomedov

CNN Indonesia | Senin, 28/01/2019 16:24 WIB
Petarung Baru UFC Tantang Khabib Nurmagomedov Khabib Nurmagomedov mendapat tantangan bertarung di kelas welter. (Isaac Brekken/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penantang Khabib Nurmagomedov bertambah. Ben Askren yang tercatat sebagai petarung tanpa kalah di ring ONE Championship dan Bellator berambisi menghadapi Khabib.

Askren yang tampil di kelas welter baru saja pindah ke ring UFC dan akan menjalani pertarungan pertama di ajang tersebut dengan menghadapi juara kelas welter UFC Robbie Lawler pada 2 Maret.

Kendati Askren memiliki catatan 18 kali menang dan satu laga no contest, Khabib meragukan kemampuan petarung berjuluk Funky itu karena belum pernah menyaksikannya tampil di ajang UFC.


"Dia belum pernah bertarung di UFC. Dia harus bertarung dulu di UFC. Dia harus menunjukkan levelnya karena saya melihat seseorang memukulnya di ONE Fighting Championship," kata Khabib di program Submission Radio dikutip dari MMA News.

Petarung Tanpa Kalah yang Baru Gabung UFC Ikut Tantang KhabibKhabib Nurmagomedov memiliki pengalaman tampil di kelas welter. (Ethan Miller/Getty Images/AFP)
"Dia baru saja datang ke UFC dan coba berkoar-koar. Sekarang orang-orang senang berbiara dan mempromosikan sesuatu, tapi Anda harus bersaing di UFC dan kita akan segera tahu levelnya," sambung petarung pemilik gelar kelas ringan UFC itu.


Menimpali ucapan Khabib, Askren lantas melontarkan tantangan via media sosial. Petarung yang pernah memiliki rekam jejak sebagai pegulat di Olimpiade 2008 itu menghendaki duel dengan Khabib di kelas welter.

"Telah mendengar apa yang @TeamKhabib katakan, dia akan menemukan levelnya ketika dia tidak sibuk mengurusi orang lain dan saya akan memantaunya. Akan menghadapinya di kelas 165 pound pada Oktober/November tahun ini," tulis Ben Askren di akun Twitternya.

Khabib tercatat pernah beberapa kali bertarung di kelas welter, tepatnya pada 2009 hingga 2011 ketika masih berlaga di Tsumada Fighting Championship, M-1 Selection Ukraine 2010, dan ProFC. (har)