FOTO: Merangkum Perjalanan Karier Liliyana Natsir

AFP & CNN Indonesia & Reuters & PBSI, CNN Indonesia | Minggu, 27/01/2019 08:24 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Liliyana Natsir sudah dua dekade mengharumkan nama Indonesia. Berikut foto-foto perjalanan karier Liliyana Natsir yang telah memutuskan gantung raket.

Liliyana Natsir sudah meraih sukses sejak usia belasan. Berpasangan dengan Nova Widianto, Liliyana jadi juara dunia 2005 dan 2007. (AFP PHOTO/TENGKU BAHAR)
Di Olimpiade Beijing 2008 Nova Widianto/Liliyana Natsir harus puas dengan medali perak lantaran kalah dari Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung di babak final. (AFP PHOTO/Indranil MUKHERJEE)
Nova Widianto/Liliyana Natsir adalah ganda campuran nomor satu dunia, namun mereka tak mampu memenangkan gelar All England dan emas Olimpiade.  (AFP PHOTO/ Indranil MUKHERJEE)
Sejak 2010 Liliyana Natsir mulai dipasangkan dengan Tontowi Ahmad yang menggantikan Nova Widianto. (AFP PHOTO/MANAN VATSYAYANA)
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mulai jadi andalan Indonesia sejak BWF musim 2011, salah satunya Singapura Super Series. Di awal 2012, mereka meraih gelar All England. (AFP PHOTO/ROSLAN RAHMAN)
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir harus menelan kekecewaan di Olimpiade 2012. Tontowi/Liliyana kalah dari Xu Chen/Ma Jin dan kembali tumbang di perebutan medali perunggu. (AFP PHOTO / ADEK BERRY)
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mencoba bangkit di 2013. Mereka sukses mempertahankan gelar All England. (AFP PHOTO/BEN STANSALL)
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil meraih gelar juara dunia 2013 di Guangzhou. Mereka sempat tertinggal 18-20 di gim penentuan sebelum bangkit dan memenangkan pertandingan. (Dok. Humas PBSI)
Arak-arakan juara dunia di 2013. Selain Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, saat itu Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan juga jadi juara. (AFP PHOTO / ADEK BERRY)
Awal 2014 dibuka dengan catatan hattrick All England oleh Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. (Dok. Humas PBSI)
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menelan kekecewaan karena hanya meraih medali perak di Asian Games 2014. Mereka kalah dari Zhang Nan/Zhao Yunlei di babak final. (Dok. Humas PBSI)
Setelah menjalani musim 2015 yang mengecewakan, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir berhasil jadi juara Olimpiade 2016. (REUTERS/Mike Blake)
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir memberikan satu-satunya medali emas kepada kontingen Indonesia di Olimpiade 2016. (GOH Chai Hin / AFP)
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir terus berpasangan usai sukses di Olimpiade. Mereka berhasil jadi juara dunia 2017, gelar juara dunia keempat untuk Liliyana Natsir. (Photo by ANDY BUCHANAN / AFP)
Tontowi/Liliyana juga berhasil meraih juara Indonesia Terbuka, turnamen yang sebelumnya sulit mereka menangkan. Tontowi/Liliyana bahkan dua kali memenangkan Indonesia Terbuka pada 2017 dan 2018. (CNN Indonesia/Andry Novelino)