Bek Tottenham Sempat Ditangkap Polisi karena Aniaya Pacar

CNN Indonesia | Rabu, 16/01/2019 09:54 WIB
Bek Tottenham Sempat Ditangkap Polisi karena Aniaya Pacar Bek Tottenham Hotspur sempat ditangkap polisi karena melakukan penganiaan terhadap pacarnya. ( Action Images via Reuters/Carl Recine)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bek Tottenham Hotspur, Serge Aurier, sempat ditangkap polisi di London larena menganiaya kekasihnya, Voigth.

Kejadian itu terjadi semalam sebelum Tottenham menjamu Manchester United pada laga Liga Primer Inggris 2018/2019 di Stadion Wembley, Minggu (13/1) malam waktu setempat.

Dikutip dari Daily Mail, kabar itu pun sekaligus menguak alasan Mauricio Pochettino tak memboyongnya pada laga menghadapi Man United.


Saat itu The Lilywhites kalah 0-1 dari Setan Merah berkat satu-satunya gol yang dilesakkan Marcus Rashford.

Serge Aurier (kanan) dituduh melakukan penganiayaan terhadap kekasihnya. (Serge Aurier (kanan) dituduh melakukan penganiayaan terhadap kekasihnya. (Foto: REUTERS/Denis Poroy)
Sementara itu, Aurier menolak tuduhan penganiayaan terhadap pacaranya itu sehingga pihak kepolisian membebaskannya kembali tanpa syarat.

Meski demikian, Aurier kemungkinan besar bakal mendapatkan sanksi internal dari Tottenham atas kasus tersebut karena dianggap melanggar disiplin.

"Kami mengetahui insiden terkait Serge Aurier akhir pekan ini. Pemain itu dibebaskan tanpa syarat," demikian pernyataan juru bicara Tottenham.

Pemain asal Pantai Gading itu tinggal bersama kekasih dan satu anaknya yang masih lima tahun di pemukiman di Hertfordshire.

Voigth merupakan model berdarah Haiti dan Amerika Serikat yang bekerja sebagai model dan bintang salah satu program televisi di Miami, Wags of Miami.

Sementara itu, Aurier bergabung bersama Spurs dari Paris Saint Germain pada 2017 dengan nilai transfer sebesar £23 juta atau setara Rp371 miliar.

Bukan kali ini saja Aurier terlibat kasus kekerasan. Ia pernah melakukan tindak kekerasan terhadap petugas polisi di Prancis pada 2016. (bac/bac)