Penyerapan Anggaran INAPGOC Maksimal 80 Persen

Titi Fajriyah , CNN Indonesia | Rabu, 15/11/2017 01:31 WIB
Penyerapan Anggaran INAPGOC Maksimal 80 Persen Presiden INAPGOC akan menggunakan unsur kehati-hatian dalam menggunakan anggaran untuk INAPGOC. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC), Raja Sapta Oktohari, mengatakan penyerapan anggaran pihaknya maksimal 80 persen sampai tutup buku anggaran 2017 berakhir 15 Desember mendatang.

Hal itu menyusul ditandatanganinya kesepakatan kerja sama (MoU) antara INAPGOC dengan Kemenpora menyoal anggaran. Kemenpora disebut bakal menggelontorkan Rp86 miliar sesuai kebutuhan yang diminta INAPGOC untuk 2017.

“Untuk jumlah, kami masih menunggu hasil verifikasi. Berapapun itu (jumlahnya) kami berusaha memaksimalkan dan menyelesaikan semua tanggung jawab kami yang kemarin, sekarang, dan besok,” kata Okto usai tanda tangan MoU dengan Asisten Deputi Bidang Olahraga Khusus Kemenpora, Selasa (14/11).

Sesuai arahan dari Sesmenpora dan Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, Okto menjelaskan jika sampai batas waktu terakhir tutup buku anggaran 2017 dana tersebut tidak bisa terserap dengan baik, pihaknya akan mengembalikannya ke negara.
Presiden INAPGOC Raja Sapta Oktohari hanya punya waktu maksimal sebulan untuk penyerapan anggaran Rp86 miliar. (Presiden INAPGOC Raja Sapta Oktohari hanya punya waktu maksimal sebulan untuk penyerapan anggaran Rp86 miliar. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Namun, dengan sempitnya waktu yang dimiliki INAPGOC untuk mengolah anggaran yang pencairannya juga belum dapat dipastikan itu, Okto memastikan tidak akan ada proses lelang. Sehingga pekerjaan yang bisa dilakukannya adalah yang tidak melalui proses lelang dengan jumlah di bawah Rp200 juta.

“Kami tidak mau spekulasi dengan uang negara. Arahan Dirjen anggaran, pekerjaan ini kalau tidak selesai di 2017, bisa dilanjutkan di 2018. Kami cari aman lah,” ujar Okto.

“Saya kira maksimal mungkin bisa sampai 80 persen (terserap). Tidak mungkin lebih dari itu. Kami usahakan. Kami mengejar unsur kehati-hatian, administrasinya harus benar,” sebutnya.

Terpisah, Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto menambahkan, izin pencairan anggaran untuk INAPGOC sudah cair sejak 10 hari lalu. Namun, untuk pencairannya anggaran dari Kemenpora ke INAPGOC, salah satu syaratnya adalah MoU yang saat ini sudah dilakukan.

“Untuk 2018, anggaran Rp800 miliar itu Insyaallah enggak ada cerita gaduhnya. Kami pastikan awal Januari sudah cair. Kami dapat informasi paling lambat pertengahan Desember ini Dipa-nya sudah diserahkan dari Presiden ke masing-masing instansi,” jelas Gatot. (bac)


BACA JUGA