Ledakan Diduga Kebocoran Gas di Jakbar: 10 Rumah Rusak, 7 Terluka

CNN Indonesia
Jumat, 06 Nov 2026 07:44 WIB
Ilustrasi garis polisi
Ilustrasi. Ledakan diduga akibat kebocoran tabung gas merusak 10 rumah di Jakarta Barat, menyebabkan 7 orang terluka. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Ledakan yang diduga berasal dari kebocoran tabung gas merusak 10 rumah di Kampung Guji Baru RT 006/RW 002, Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Insiden yang terjadi pada Kamis (5/11) dini hari itu juga menyebabkan tujuh orang mengalami luka-luka.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.20 WIB ketika sebagian besar warga masih terlelap. Rekaman CCTV yang beredar memperlihatkan kondisi lingkungan yang semula tenang sebelum suara ledakan keras tiba-tiba terdengar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dentuman itu membuat warga berhamburan keluar rumah dalam keadaan panik. Sejumlah bangunan semi permanen rusak berat, dengan bagian atap dan tembok runtuh hingga puing-puingnya berserakan.

Kapolsek Kebon Jeruk AKP Darto Napitupulu mengatakan ledakan diduga dipicu kebocoran tabung gas. Akibat kejadian tersebut, sebanyak 10 bangunan mengalami kerusakan dan tujuh orang terluka.

"Akibat kejadian Kebocoran tabung gas tersebut terdapat 10 bangunan yang runtuh dengan 10 pintu yang terdiri dari rumah dan 7 korban luka," kata Darto saat dihubungi.

Kebocoran gas saat memasak

Darto menjelaskan ledakan bermula ketika seorang warga bernama Sayuti hendak memasak di dapur. Saat menyalakan kompor, tabung gas yang digunakan ternyata mengalami kebocoran.

"Saat Saudari Sayuti, istri Idrus sedang menyalakan gas yang letaknya berada di dapur, namun saat dinyalakan ternyata gas tersebut dalam keadaan bocor sehingga terjadi ledakan," jelasnya.

Sayuti menjadi salah satu korban dalam peristiwa tersebut. Ia mengalami luka bakar akibat ledakan. Sementara itu, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mendalami kejadian tersebut.

Detik-detik ledakan terekam CCTV

Momen ledakan di Kampung Guji Baru itu juga terekam kamera CCTV dan videonya beredar di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan suasana di teras rumah yang awalnya tampak normal.

[Gambas:Video CNN]

Namun, situasi mendadak berubah ketika terdengar suara ledakan keras sekitar pukul 04.21 WIB.

"Duaaarrr.....!" ledakan keras terdengar dari rekaman CCTV yang beredar di media sosial, Kamis (5/11).

Dentuman tersebut diikuti suara puing-puing bangunan yang berjatuhan. Sejumlah bagian rumah tampak porak-poranda akibat kuatnya ledakan.

Warga panik dan berteriak minta tolong

Suara ledakan membuat warga sekitar terbangun dan berteriak histeris. Dalam rekaman CCTV terdengar sejumlah warga berulang kali mengumandangkan takbir.

"Allahu Akbar.....Allahu Akbar....Allahu Akbar....," teriakan takbir warga diulang-ulang.

Selain itu, terdengar pula suara warga yang meminta pertolongan. Tangisan seorang anak juga terekam di tengah kepanikan warga setelah ledakan terjadi.

Baca selengkapnya di sini.

(tim/isn)
placeholder
LIHAT SELENGKAPNYA