Heboh Poster Karyawati Bugil di Mal Gresik, Pengelola Turun Tangan

CNN Indonesia
Sabtu, 31 Okt 2026 13:15 WIB
Poster wanita bugil ditempel di tembok mal Gresik
Sebuah poster kontroversial bergambar wanita tanpa busana di mal Gresik memicu kehebohan. (Dok. Istimewa via Detikcom)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah poster bergambar wanita tanpa busana yang memuat tulisan bernada sindiran dan tudingan terhadap seorang perempuan menghebohkan pengunjung sebuah mal di Gresik, Jawa Timur. Poster tersebut ditempel di salah satu pilar mal hingga rekamannya viral di media sosial.

Pihak pengelola mal langsung mengambil tindakan dengan mencopot poster tersebut tak lama setelah ditemukan. Bahkan, poster itu berhasil diturunkan dalam waktu kurang dari satu menit dan kemudian diamankan sebagai barang bukti.

Meski demikian, video yang sempat direkam pengunjung telanjur beredar luas di media sosial dan menuai beragam respons.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam video berdurasi 12 detik yang beredar di media sosial dan aplikasi perpesanan, terlihat poster berbentuk kolase bergambar seorang wanita tanpa busana dari bagian dada ke atas. Poster itu tampak ditempelkan pada pilar mal.

Di dalam poster tersebut terdapat tulisan yang menyebut inisial seorang perempuan, yakni ZR. Tulisan itu juga berisi tudingan mengenai aktivitas prostitusi daring atau open BO serta menyebut tempat perempuan tersebut bekerja.

"Turut Berduka Cita atas meninggalnya urat malu ZR (inisial wanita dalam foto) open BO VCS pegawai Ibox Icon mall Gresik," demikian keterangan dalam poster.

Selain poster bergambar wanita tanpa busana, terdapat poster lain yang juga memuat sindiran terhadap perempuan tersebut.

Poster kedua menampilkan gambar seorang wanita mengenakan sandal dan sejumlah gambar sandal. Tulisan di dalamnya menyinggung kebutuhan uang untuk membeli alas kaki.

"Open BO butuh uang buat beli sandal. Soalnya gak punya sandal lagi," lanjut keterangan poster.

Rekaman video yang sama juga memperlihatkan seorang wanita mengenakan pakaian hitam masuk ke sebuah toko ponsel yang lokasinya tidak jauh dari tempat poster ditempel.

Wanita tersebut terlihat marah-marah kepada seseorang di dalam toko. Ia diduga meluapkan kemarahan kepada salah satu karyawati yang wajahnya terpampang dalam poster.

Namun, hingga kini belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai kejadian yang berlangsung di dalam toko tersebut.

Penempelan poster diketahui berlangsung pada Kamis sekitar pukul 11.00 WIB. Saat ini poster sudah tidak ditemukan. Namun, bekas perekat yang digunakan untuk menempelkan poster masih terlihat pada pilar mal.

[Gambas:Video CNN]

General Manager Mall Gresik Andiyanto Vino membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan kejadian berlangsung singkat sebelum akhirnya diketahui petugas keamanan.

"Ya benar, jadi, kejadian itu kemarin (Kamis) sekitar jam 11.00 WIB. Kejadiannya sangat cepat, tapi beruntung, tim sekuriti kami sigap melakukan tindakan," kata Andiyanto, Sabtu (31/10).

Andiyanto menjelaskan petugas keamanan segera mencopot poster setelah mengetahui keberadaannya. Pengelola mal kemudian menyita poster tersebut untuk dijadikan barang bukti.

Menurut dia, tindakan cepat dilakukan agar poster yang dinilai tidak pantas itu tidak terus terpajang di ruang publik.

"Jadi enggak lebih sampai satu menit itu langsung melakukan tindakan. Jadi yang pertama poster yang ditempel itu kami sita dan kita jadikan sebagai barang bukti," bebernya.

Kendati demikian, dokumentasi poster yang sempat diambil salah satu pengunjung sudah telanjur tersebar luas di media sosial.

Pihak pengelola mengaku belum mengetahui secara pasti motif di balik penempelan poster tersebut. Namun, berdasarkan informasi awal yang diterima, aksi itu diduga berkaitan dengan persoalan perselingkuhan.

Vino juga membenarkan perempuan yang wajahnya muncul dalam poster merupakan salah satu karyawati tenant toko ponsel di mal tersebut.

Meski begitu, ia menegaskan pengelola tidak berfokus pada persoalan pribadi yang diduga melatarbelakangi kejadian tersebut, melainkan pada tindakan penempelan poster di area publik.

"Infonya persoalan perselingkuhan, itu foto itu memang pegawai tenant tersebut. Tapi kita bukan fokus permasalahannya ya," terang Vino.

Setelah kejadian tersebut, pengelola mal berupaya mengidentifikasi orang yang membawa dan memasang poster di area mal.

Andiyanto mengatakan pihaknya telah meminta tim untuk mengumpulkan informasi mengenai pelaku penempelan poster yang dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung.

"Setelah peristiwa itu, kita minta tim untuk, langsung mencari data si pelaku yang membawa poster asusila dan menempelkan di ruang publik milik kami," katanya.

Baca selengkapnya di sini.

(tim/isn)
placeholder
LIHAT SELENGKAPNYA