BENYAMIN S AWARD

Pramono Respons Usulan 76 Taman di DKI Jakarta Buka 24 Jam

CNN Indonesia
Jumat, 30 Okt 2026 17:40 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pidato di Anugerah Benyamin S Award 2026, Jakarta, Jumat, 30 Oktober 2026.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta usulan pembukaan 76 taman di Jakarta selama 24 jam dimatangkan. (Tangkapan Layar Youtube CNN Indonesia TV)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta usulan pembukaan 76 taman di Jakarta selama 24 jam dimatangkan. Pramono menyatakan akan segera mengambil keputusan setelah rencana tersebut dibahas lebih lanjut.

Hal itu disampaikan Pramono saat memberikan sambutan dalam acara penganugerahan Benyamin S Award (BSA) 2026 di Jakarta, Jumat (30/10).

Usulan pembukaan taman selama 24 jam tersebut merupakan salah satu hasil pemetaan potensi wilayah yang disampaikan Kepala Biro Kerja Sama Daerah Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi DKI Jakarta, Tona Hutauruk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi ada usulan, tolong usulan untuk 76 taman yang bisa dibuka 24 jam dimatangkan, nanti segera saya putuskan," kata Pramono.

Pramono mengaku mendapat apresiasi terkait kebijakannya yang membuka beberapa taman selama 24 jam. Ia menyebut kebijakan itu belum pernah dilakukan di Jakarta sebelumnya.

"Termasuk perpustakaan bisa dibuka sampai jam 10 malam, termasuk kemudian museum-museum yang ada," ujar Pramono.

Lebih lanjut, Pramono meyakini jika jam operasional fasilitas publik di Jakarta bisa diperpanjang, target mencapai 50 kota global dunia akan mudah dicapai.

"Kalau ini kita pertahankan, saudara-saudara sekalian, saya yakin untuk mencapai 50 kota global dunia bukan sesuatu pekerjaan yang sulit," kata Pramono.

Sementara itu, Kepala Biro Kerja Sama Daerah Setda Provinsi DKI Jakarta Tona Hutauruk mengungkap telah mengidentifikasi ratusan destinasi baru di Ibu Kota karena penyelenggaraan ajang Benyamin S Award 2026.

"Telah teridentifikasi 76 taman yang beroperasi 24 jam, 94 titik destinasi wilayah kuliner khas Jakarta, serta puluhan potensi destinasi wisata budaya, sejarah, alam, dan religi di tingkat kelurahan" ujar Tona.

Tona menyampaikan temuan itu diidentifikasi melalui rangkaian penjurian BSA 2026. Oleh karena itu, menurutnya rangkaian BSA ini menghasilkan lebih dari sekadar pemenang kompetisi.

(yoa/har)
LIHAT SELENGKAPNYA