Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyebut kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jambi mulai membaik dibandingkan tiga pekan lalu.
"Hari ini saya datang kembali ke Jambi untuk kesekian kalinya terutama mengecek perkembangan Jambi. Alhamdulillah, syukurlah keadaan Jambi jauh lebih baik ketimbang tiga minggu lalu ketika saya datang ke sini," kata Raja Juli seperti dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (27/10).
Berdasarkan pemantauan hotspot melalui Sistem Pemantauan Kebakaran Hutan dan Lahan (Sipongi), titik panas dengan tingkat kepercayaan (confidence) sudah tidak terdeteksi. Meski demikian, hasil pengecekan di lapangan masih menemukan dua lokasi yang perlu ditangani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, Raja Juli mengatakan Jambi akan segera memasuki musim hujan. Berdasarkan informasi BMKG, curah hujan diperkirakan cukup tinggi hingga 2 November.
Menurut Raja Juli, kondisi tersebut akan dimanfaatkan untuk mempercepat upaya pembasahan lahan agar kondisi karhutla semakin terkendali.
"Berita baik lainnya alhamdulillah bahwa musim hujan akan segera datang di Jambi. Akan ada hujan yang tadi dikatakan oleh BMKG cukup, apa namanya, curah hujan cukup tinggi sampai tanggal 2 November," ucap dia.
Ia berharap periode tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk pembasahan. Selain mengandalkan hujan alami, upaya tersebut juga akan diperkuat melalui TMC serta pembasahan oleh pasukan di lapangan.
"Semoga jendela sampai tanggal 2 November ini benar-benar kita manfaatkan untuk pembasahan jadi hujannya alami ada TMC akan kita pertebal dan kemudian juga pembasahan pasukan dan akan dilakukan," tutur dia.
Nantinya, kata dia, setelah 2 November pemerintah akan memperkuat patroli untuk mencegah munculnya titik api baru. Patroli tersebut akan melibatkan TNI, Polri, Manggala Agni, kepolisian kehutanan, dan BPBD hingga musim hujan yang lebih besar tiba.
"Setelah tanggal 2 November kita berharap nanti akan ada patroli besar-besaran juga dari TNI Polri, Manggala Agni, kepolisian kehutanan, dan juga BPBD agar tidak ada titik baru, tidak ada titik api baru pasca tanggal 2 November sampai musim hujan lebih besar," ujarnya.
Lebih lanjut, Raja Juli juga mengingatkan masyarakat agar tidak kembali melakukan pembakaran hutan dan lahan. Sebab, menurut dia, penanganan karhutla merupakan tanggung jawab bersama agar tidak muncul titik api baru di Jambi.

