Kapolri Terima Menkomdigi, Bahas Kejahatan Daring dan Keamanan Digital

CNN Indonesia
Selasa, 27 Okt 2026 10:55 WIB
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menerima kunjungan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid untuk membahas kasus kejahatan daring hingga keamanan digital.
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menerima kunjungan Menkomdigi Meutya Hafid untuk membahas kasus kejahatan daring hingga keamanan digital. CNN Indonesia/Taufiq Hidayatullah
Jakarta, CNN Indonesia --

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menerima kunjungan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid untuk membahas kasus kejahatan daring hingga keamanan digital.

Pertemuan keduanya berjalan secara tertutup di Gedung Rupatama Mabes Polri pada Selasa (27/10) pagi dan berlangsung selama kurang lebih satu jam.

Suyudi menjelaskan salah satu pokok bahasan utama yakni terkait upaya kolaborasi untuk menjaga ruang digital menjadi semakin aman bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyebut perkembangan teknologi yang sangat cepat saat ini masih belum berbanding lurus dengan literasi digital masyarakat. Akibatnya, kata dia, masih banyak masyarakat yang menjadi korban kejahatan di ruang-ruang digital.

"Karena ini terus terang sangat mengganggu dan sangat meresahkan masyarakat," ujarnya dalam konferensi pers.

Dalam kesempatan itu, ia juga memastikan seluruh jajaran Korps Bhayangkara akan menindak tegas aksi-aksi penipuan daring, judi online hingga love scam agar tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban.

Di sisi lain, Suyudi juga menyoroti maraknya penyebaran berita bohong atau hoaks yang bisa memicu perpecahan di masyarakat.

Karenanya, ia menyebut perlu ada regulasi yang kuat antara Polri dengan Komdigi untuk memberantas penyebaran hoaks di ruang digital.

"Apa yang selalu menjadi keresahan masyarakat, kaitannya dengan hal-hal yang selalu, dengan berita-berita bohong, hoaks, ini juga perlu ada sebuah langkah-langkah yang kuat secara regulasi," tuturnya.

"Tadi juga disampaikan oleh Ibu Menteri, mudah-mudahan nanti ke depan bisa kita perkuat lagi terhadap hal itu," pungkasnya.

(tfq/gil)
placeholder
LIHAT SELENGKAPNYA