Polisi Bongkar Penjualan Sisik Trenggiling 320 Kg di Bekasi

CNN Indonesia
Sabtu, 24 Okt 2026 02:10 WIB
A newly born critically endangered Chinese pangolin is being weighed at Prague Zoo in Prague, Czech Republic, July 10, 2024.     REUTERS/David W Cerny     TPX IMAGES OF THE DAY
Polda Metro Jaya membongkar penjualan sisik trenggiling berkedok ikan asin di Bekasi, Jawa Barat. Foto: REUTERS/David W Cerny
Jakarta, CNN Indonesia --

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya membongkar praktik penjualan sisik trenggiling berkedok jual beli ikan asin di kawasan Jati Asih, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Dadang Hartanto, mengatakan pihaknya telah menetapkan dua orang sebagai tersangka terkait kasus ini.

"Diamankan dua tersangka yang berperan dalam penerimaan, penyimpanan, dan pengiriman barang beserta mobil pikap dan timbangan digital," kata Dadang dalam jumpa pers di Polda Metro, Jakarta, Jumat (23/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dadang menjelaskan praktik tersebut telah berlangsung sejak Desember 2025. Dalam pelaksanaannya, para pelaku diduga menyamarkan sisik trenggiling sebagai sisik ular kering dan ikan asin.

"Barang dikirim dari sejumlah daerah dengan keterangan kulit ular kering dan ikan asin untuk menyamarkan isi kiriman," tuturnya.

Ia bilang barang-barang tersebut ditampung di Bekasi untuk selanjutnya dikirim ke Medan, Sumatera Utara dan Tanjungpinang, Riau.

Dalam penangkapan di Bekasi, kata Dadang, polisi turut menyita 11 karung sisik trenggiling dengan berat total 320 kilogram.

"Berdasarkan pemeriksaan awal, kegiatan berlangsung sejak Desember 2025. Penyidikan dikembangkan untuk menelusuri pemasok, pemberi perintah, dan penerima," ungkap dia.

(thr/ryn)
placeholder