Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf alias Gus Irfan, memastikan pelaksanaan ibadah umrah bagi jemaah warga negara Indonesia (WNI) hingga saat ini berjalan aman dan lancar di tengah isu eskalasi konflik antara Arab Saudi dan Houthi.
Gus Irfan menjelaskan jemaah yang menggunakan penerbangan langsung (direct flight) tidak mengalami kendala berarti.
Sementara itu, penerbangan transit sempat mengalami sedikit keterlambatan (delay), namun dinilai masih dalam batas wajar dan tidak mengganggu kelancaran perjalanan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mudah-mudahan tetap lancar semuanya," kata Gus Irfan saat ditemui di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, DIY, Jumat (23/10) sore.
Sebagai langkah pengawasan, Kementerian Haji dan Umrah terus membangun komunikasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri serta perwakilan diplomatik RI di Arab Saudi.
"Tentu kita tiap hari selalu komunikasi dengan Kemlu kita, kemudian KBRI Riyadh, KJRI di Jeddah kita selalu komunikasi," katanya.
"Kalau ada hal yang perkembangannya mengkhawatirkan pasti mereka akan menyampaikan kepada kami," sambung dia.
Gus Irfan menegaskan, seluruh tahapan ibadah umrah bagi WNI saat ini terpantau aman. Kondisi tersebut turut dikuatkan oleh hasil pertemuannya dengan Duta Besar Arab Saudi, yang memastikan wilayah Makkah, Madinah, dan Jeddah tetap kondusif.
"Sampai hari ini masih lancar aman semua. Kemarin saya ketemu Duta Besar Saudi di sini dan relatif semuanya masih berjalan untuk umrah. Masih berjalan dengan baik karena Makkah, Madinah, Jeddah selama ini masih masih kondusif," katanya.