Dua Tahun Pemerintahan, Prabowo Ungkap Misi Jadi Good Neighbor

CNN Indonesia
Rabu, 21 Okt 2026 17:20 WIB
 Presiden Prabowo mengungkapkan misinya sebagai 'tetangga yang baik' dalam politik luar negeri.
Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026). (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden RI Prabowo Subianto mengungkap misinya yang ingin memimpin Indonesia sebagai 'tetangga yang baik' alias  the good neighbor atau the good neighbor policy dalam pergaulan internasional di kawasan.

Ia mengatakan keinginan ini sudah ada sejak ia belum menjadi Presiden RI periode 2024-2029.

"Saya ingin, menjadi the good neighbor, good neighbor policy dari sejak awal, bahkan sebelum saya resmi dilantik sebagai presiden, saya masih jadi Menteri Pertahanan dalam kabinet yang dipimpin Presiden Jokowi [Presiden ketujuh RI Joko Widodo pada periode 2019-2024]," ucap Prabowo dalam SKP yang juga disiarkan secara langsung saluran Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (21/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya keliling, saya mau kerjasama dengan mereka, apa yang mereka minta sebagian besar saya ikuti, dan itu kita udahan pegang teguh," sambungnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan tidak ingin mengikuti blok manapun atau mengikuti pakta militer manapun.

"Sesuai undang-undang, kita anti imperialisme kita anti penjajahan," ujarnya.

Tak hanya politik luar negeri, Prabowo sebut dalam politik salam negeri juga ia selalu mengutamakan kepentingan nasional.

"Saya utamakan kepentingan nasional daripada kepentingan kelompok, karena itu saya berusaha untuk merangkul semua kekuatan," imbuhnya.

Hari ini, Prabowo menggelar Sidang Kabinet Paripurna untuk dua tahun pemerintahannya bersama Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka. Rapat itu dihadiri seluruh jajaran Kabinet Merah Putih yang dipimpinnya.

Dalam pembukaan sidang kabinet paripurna 2 tahun pemerintahannya, Prabowo menyinggung soal posisi Indonesia dalam menghadapi kekuatan asing. Menurut Prabowo ada kecenderungan yang belum dihilangkan melihat prestasi luar negeri lebih bagus ketimbang nasional.

"Mungkin karena kita terlalu lama dijajah, sering kita tidak bangga dengan prestasi kita sendiri, bahkan lebih hormat ke prestasi asing daripada prestasi kita sendiri," kata Prabowo dalam SKP yang juga disiarkan secara langsung saluran Youtube Sekretariat Presiden.

Menurut Prabowo selama dua tahun jadi Presiden RI, dia dan kabinetnya mampu menunjukkan kerja dengan hasil nyata meskipun 'diserang' pihak asing yang takut Indonesia bangkit.

"Saya bangga jadi presidenmu, karena dalam dua tahun kita telah kerja dengan hasil yang nyata. Saudara-saudara, kita diserang, bangsa Indonesia selalu bangkit kalau diserang dengan keras, karena Bangsa Indonesia sesungguhnya sangat tidak berkenan berdirinya Bangsa Indonesia bagi bangsa-bangsa tertentu di dunia ini," tutur Prabowo.

"Dari sejak kita [negara Indonesia] lahir, kita diganggu, karena Indonesia ini sangat kaya," sambungnya.

Dia lalu menyampaikan apresiasi terhadap jajaran kabinetnya selama pemerintahan selama dua tahun terakhir.

"Saudara-saudara, inti dari rapat paripurna ini adalah sesungguhnya saya ingin sampaikan terima kasih dan penghargaan saya ke seluruh jajaran Kabinet Merah Putih," ujar Prabowo yang berbusana safari putih dan mengenakan kopiah dalam SKP tersebut.

"Saya sebagai pemimpin saudara-saudara, saya sebagai yang diberi mandat oleh rakyat, saya merasa bahwa saudara-saudara sebagai pembantu-pembantu inti saya jalankan tugas untuk bangsa dan rakyat. Saya merasa bahwa saudara-saudara telah bekerja dengan sangat keras," sambung Prabowo.

Atas dasar itu, Prabowo memuji kinerja para anak buahnya tersebut.

"Saudara-saudara telah beri apa yang saudara bisa beri dengan semangat bahwa saudara-saudara telah hasilkan kinerja yang menurut penilaian saya cukup membanggakan," katanya.

Sidang Kabinet Paripurna pada hari ini digelar satu hari setelah dua tahun berjalan pemerintahan Prabowo-Gibran.

Tercatat, Prabowo terakhir kali menggelar SKP pada 20 Juli 2026 lalu, dan digelar lagi pada hari ini.

(knf/mnf/kid)
placeholder