Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Brigjen Aries Syahbudin menginstruksikan jajarannya untuk menyiapkan langkah antisipatif dalam menghadapi permasalahan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di Pulau Bali serta sejumlah wilayah lainnya.
Aries mengatakan instruksi ini sekaligus menindaklanjuti arahan yang diberikan oleh Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.
Instruksi tersebut menekankan pentingnya peran Polantas dalam mendukung kelancaran distribusi BBM, menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), serta memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat mengenai ketersediaan BBM.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pelaksanaannya, ada tiga langkah utama yang menjadi pedoman bagi jajaran Ditlantas Polda di seluruh Indonesia.
Pertama, memperkuat koordinasi dengan Pertamina di masing-masing wilayah. Jajaran Ditlantas diminta berkoordinasi dengan Pertamina regional untuk menyiapkan pengawalan distribusi BBM guna memastikan penyaluran berjalan lancar.
"Apabila distribusi harus melalui jalur penyeberangan, koordinasi juga perlu dilakukan agar kendaraan pengangkut BBM memperoleh prioritas penyeberangan sesuai ketentuan yang berlaku," kata Aries dalam keterangan tertulis, Senin (19/10).
Kedua, menyiapkan posko pengamanan sementara di sekitar SPBU yang mengalami kepadatan. Posko ini berfungsi mendukung pengamanan, mengatur arus lalu lintas, serta mengantisipasi potensi gangguan akibat antrean kendaraan.
Selain itu, personel Polantas dapat melaksanakan kegiatan simpatik sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, seperti membagikan air minum, roti, dan bantuan sederhana lainnya kepada warga yang mengantre.
Ketiga, mengoptimalkan peran Polantas sebagai penyampai informasi ketersediaan BBM kepada masyarakat. Personel di lapangan diharapkan dapat memberikan informasi secara langsung mengenai ketersediaan BBM di SPBU dalam wilayah aglomerasi.
Lewat informasi yang jelas dan tepat, masyarakat diharapkan dapat mengetahui SPBU yang masih memiliki persediaan BBM sehingga distribusi antrean kendaraan dapat berlangsung lebih tertib dan merata.
Aries juga menekankan agar seluruh jajaran melaksanakan pemantauan secara intensif terhadap tindak lanjut instruksi tersebut serta menyampaikan laporan secara berkala.
Langkah ini diperlukan untuk memastikan setiap upaya berjalan efektif dan dapat segera disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan.
Lebih lanjut, Aries mengapresiasi kepada Ditlantas Polda Bali yang telah menindaklanjuti arahan tersebut sebagai bagian dari upaya bersama dalam menghadapi permasalahan kelangkaan BBM.
Melalui langkah koordinatif, responsif, dan humanis, Polantas diharapkan dapat terus hadir membantu masyarakat, menjaga kelancaran lalu lintas, serta mendukung distribusi BBM agar berjalan aman, tertib, dan lancar.