110 Pendaki Arjuno-Welirang Dievakuasi Imbas Karhutla, Semua Selamat

CNN Indonesia
Minggu, 18 Okt 2026 11:25 WIB
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Arjuno-Welirang di Taman Hutan Rakyat (Tahura) Raden Soerjo, kembali berkobar setelah sebelumnya sempat dinyatakan padam, Jumat (21/8).
Sebanyak 110 pendaki Gunung Arjuno-Welirang dievakuasi saat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo. (Arsip BPBD Jatim)
Surabaya, CNN Indonesia --

Sebanyak 110 pendaki Gunung Arjuno-Welirang dievakuasi saat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Jawa Timur. Seluruhnya dinyatakan selamat.

Kepala UPT Tahura R Soerjo, Agustiningtyas Marini, mengatakan evakuasi berlangsung bertahap. Pada informasi awal, puluhan pendaki lebih dulu berhasil turun melalui jalur Kop-Kopan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Informasi awal ada 29 orang yang sudah berhasil dievakuasi melalui Kop-Kopan. Kami tetap berkoordinasi dengan posko," kata Agustiningtyas, Minggu (18/10). "Kurang lebih 110 pendaki sudah berhasil turun semuanya, aman selamat."

Karhutla di Gunung Arjuno-Welirang mulai terpantau sejak Jumat (16/10) malam. Setelah kejadian itu, Tahura R Soerjo menutup akses pendakian per Sabtu (17/10). Penutupan diumumkan lewat pengumuman Nomor 500.4.6.10/1886/123.7.2/2026.

"Sehubungan dengan adanya kebakaran yang terjadi di kawasan Tahura R Soerjo mulai tanggal 17 Oktober 2026, seluruh aktivitas pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup sementara," kata Agustiningtyas, dalam keterangan resminya, Sabtu (17/10).

Menurut dia, penutupan ini merupakan langkah preventif demi menjamin keselamatan pendaki dari kepungan asap dan rambatan titik api.

Saat ini tim gabungan di lapangan memusatkan tenaga untuk memadamkan api agar tidak meluas dan merusak ekosistem pegunungan.

Pihak Tahura R Soerjo belum memastikan kapan jalur pendakian dibuka kembali. Pembukaan bergantung pada evaluasi kondisi di lapangan, yakni setelah seluruh titik api dipastikan padam dan jalur aman dilalui.

"Penutupan dilakukan sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Demikian untuk dimaklumi. Mari kita doakan agar situasi segera kondusif," pungkasnya.

Sebelumnya, karhutla di Gunung Arjuno terekam dalam video amatir warganet pada Jumat (16/10) malam dan ramai beredar di media sosial. Dalam video itu, pijar api kemerahan tampak membentang di lereng Arjuno, bahkan terlihat jelas dari gerbang Tol Malang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jawa Timur, Satriyo Nurseno, membenarkan kebakaran tersebut saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Jumat malam.

"[Karhutla] di Gunung Arjuno," kata Satriyo.

Satriyo mengatakan belum diketahui kapan titik api pertama muncul dan berapa luas lahan yang terdampak. Tim Tahura dan personel BPBD, katanya, sudah bergerak menuju lokasi untuk memadamkan api.

"Tim Tahura sudah bergerak, dan dari BPBD juga menuju lokasi," pungkasnya.

(frd/end)
placeholder