Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus, mengajak seluruh pemangku kepentingan di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, memperkuat kolaborasi untuk melanjutkan pembangunan daerah. Ia menyampaikan hal tersebut dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Tasikmalaya di Balai Kota Tasikmalaya, Sabtu (17/10).
Wiyagus mengatakan, peringatan seperempat abad Kota Tasikmalaya menjadi momentum untuk mengevaluasi kemajuan yang telah dicapai sekaligus memperkuat komitmen menghadapi tantangan pembangunan ke depan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh angka, tetapi juga oleh manfaat yang dirasakan masyarakat.
"Karena itu, hari jadi ke-25 ini harus kita maknai bukan hanya sebagai komitmen untuk merayakan perjalanan masa lalu, tetapi juga sebagai momentum untuk menentukan langkah Kota Tasikmalaya ke depan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peringatan HUT ke-25 Kota Tasikmalaya mengusung tema 'Langkah Santun Jiwa Tangguh'. Tema tersebut menggambarkan karakter kota yang nyaman untuk ditinggali, tulus dalam pelayanan, unggul dalam berkarya, serta tangguh menghadapi berbagai tantangan.
Wiyagus mengatakan tema tersebut juga mengingatkan pentingnya menjaga kesantunan dan kebersamaan dalam mendorong kemajuan daerah. Nilai-nilai tersebut perlu berjalan seiring dengan upaya meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Sejumlah indikator menunjukkan perkembangan pembangunan Kota Tasikmalaya. Angka kemiskinan pada 2026 tercatat turun menjadi 9,34 persen dari 10,84 persen pada 2025.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Kota Tasikmalaya pada 2025 mencapai 5,39 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 5,22 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga naik dari 76,03 poin pada 2024 menjadi 76,59 poin pada 2025.
Tingkat pengangguran terbuka turut menurun dari 6,49 persen pada 2024 menjadi 6,43 persen pada 2025. Capaian tersebut menjadi bagian dari perkembangan pembangunan yang disampaikan Wiyagus dalam peringatan hari jadi kota.
Di bidang tata kelola pemerintahan, Kota Tasikmalaya mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan daerah selama 10 kali berturut-turut. Kota tersebut juga meraih penghargaan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Award 2026 sebagai TPID kabupaten/kota berkinerja terbaik di kawasan Jawa-Bali untuk kedua kalinya secara berturut-turut.
Wiyagus juga mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam menjalankan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, terutama di bidang pemenuhan gizi, kesehatan, dan pendidikan. Salah satunya melalui pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memanfaatkan bahan baku lokal.
Menurutnya, penggunaan bahan baku lokal dalam program MBG tidak hanya mendukung pemenuhan gizi anak, tetapi juga berpotensi menggerakkan perekonomian petani dan peternak setempat.
Upaya lainnya dilakukan melalui integrasi layanan Cek Kesehatan Gratis dan penanganan tuberkulosis (TBC) di puskesmas. Di sektor pendidikan, Pemkot Tasikmalaya memperkuat digitalisasi pembelajaran serta merevitalisasi sarana dan prasarana sekolah.
Wiyagus menilai berbagai program tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar pelaksanaan program prioritas dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Saya ucapkan terima kasih dan penuh rasa bangga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada [Pemerintah] Kota Tasikmalaya dan masyarakat Kota Tasikmalaya," ucapnya.
Meski demikian, Wiyagus mengingatkan pemerintah daerah agar tidak berpuas diri dengan berbagai capaian yang telah diraih. Menurutnya, masih terdapat kebutuhan masyarakat dan target pembangunan yang harus dipenuhi melalui kerja sama seluruh pemangku kepentingan.
"Berbagai capaian tersebut tentu menjadi hal yang patut kita syukuri, namun yang paling penting adalah sejauh mana hasil pembangunan ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat Kota Tasikmalaya," tegas dia.
Ia berharap peringatan HUT ke-25 Kota Tasikmalaya dapat memperkuat semangat gotong royong dalam melanjutkan pembangunan. Dengan kolaborasi seluruh pihak, Kota Tasikmalaya diharapkan terus berkembang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai informasi, upacara tersebut turut dihadiri Wakil Jaksa Agung Asep Nana Mulyana, Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Chandra Negara, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tasikmalaya, perangkat daerah Pemkot Tasikmalaya, serta pejabat terkait lainnya.
(rir)