Namu Balai Kota Hadirkan Layanan Paspor hingga Perpanjangan SIM

CNN Indonesia
Sabtu, 17 Okt 2026 13:05 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meresmikan Namu Balai Kota, program yang membuka kompleks Balai Kota DKI Jakarta bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat pusat pemerintahan ibu kota.
Pemprov DKI Jakarta resmi luncurkan program Namu Balai Kota. Foto: CNN Indonesia/Dela Naufalia Fitriyani
Jakarta, CNN Indonesia --

Warga Jakarta kini bisa mengurus paspor hingga memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) melalui layanan yang dihadirkan dalam program Namu Balai Kota.

Program Pemprov DKI Jakarta ini membuka akses ke sejumlah layanan publik di kompleks Balai Kota, sekaligus menghadirkan tur gedung dan kegiatan bagi masyarakat.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan layanan tersebut merupakan bagian dari upaya mendekatkan fasilitas pemerintah kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga dapat mengakses layanan imigrasi untuk pengurusan paspor, Samsat untuk berbagai keperluan administrasi kendaraan, hingga layanan perizinan dan perbankan.

"Di sini ada imigrasi, bisa bikin paspor. Tadi bahkan ada teman kita dari Sumatera Utara, KTP-nya Medan, dia bikin paspor di sini, karena kan imigrasi di mana-mana sudah online," kata Rano dalam konferensi pers usai peluncuran Program Namu Balai Kota di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Sabtu (17/10).

Selain layanan paspor, tersedia layanan SIM Keliling dari Ditlantas Polda Metro Jaya dan Samsat Keliling dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. Warga juga bisa mengakses layanan perizinan berusaha dan membuka rekening Bank Jakarta.

Rano mengatakan Namu Balai Kota direncanakan berlangsung setiap dua pekan sekali sepanjang 2026. Pelaksanaannya akan dievaluasi untuk melihat kekurangan dan kemungkinan perubahan jadwal pada tahun berikutnya.

"Yang pasti kita evaluasi apa kekurangannya. Tapi saya bersyukur, bukan hanya Balai Kota, tapi semua instansi terlibat," ujarnya.

Dalam kesempatan sama, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta Marulina Dewi mengatakan Namu Balai Kota dirancang agar kompleks Balai Kota dapat dimanfaatkan masyarakat, termasuk pada akhir pekan ketika sejumlah ruang biasanya tidak digunakan.

"Namu Balai Kota ini merupakan membuka pintu-pintu ruang Balai Kota sebagai ruang publik bagi warga untuk mengenal lebih dekat pusat pemerintahannya, dan dipakai untuk kebutuhan masyarakat Kota Jakarta," tutur Marulina.

Selain paspor, SIM, dan Samsat, Namu Balai Kota menyediakan perpustakaan keliling, pemeriksaan kesehatan gratis, layanan administrasi kependudukan, serta layanan perizinan berusaha. Warga juga dapat mengikuti kegiatan pemilahan sampah, membuka rekening Bank Jakarta, dan mengikuti pelatihan penggunaan alat pemadam api ringan.

Program ini telah menjalani uji coba pada 3 Oktober 2026. Marulina menyebut sekitar 300 pengunjung mendaftar melalui aplikasi JAKI dan situs jakarta.go.id. Pendaftaran dilakukan untuk mendata pengunjung sekaligus menjaga kualitas dan infrastruktur kompleks Balai Kota yang merupakan bangunan bersejarah.

Di luar layanan publik, warga dapat mengikuti tur kompleks Balai Kota mulai dari pendopo hingga Blok G, serta mengenal sejarah bangunan yang diperkirakan berdiri sejak 1890 melalui pemandu.

Anak-anak juga dapat mencoba menjadi reporter melalui program Kids on Air di Studio Berita Jakarta. Hasil kegiatan mereka nantinya ditayangkan melalui kanal YouTube Berita Jakarta DKI Jakarta.

Sementara itu, Ruang Pola di lantai dua dapat digunakan komunitas film untuk mengadakan pemutaran film. Namu Balai Kota turut menghadirkan Community Playground dan Community Stage untuk kegiatan warga, termasuk pertunjukan musik dan permainan tradisional.

Pelaksanaan program ini melibatkan Himpunan Pramuwisata Indonesia, Abang None, organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah lembaga terkait. Informasi mengenai kegiatan dan kunjungan dapat diakses melalui situs smartcity.jakarta.go.id dan aplikasi JAKI.

(del/dna)