Empat Petugas Tewas Imbas Karhutla Bromo Disantuni Rp10 Juta

CNN Indonesia
Jumat, 16 Okt 2026 19:40 WIB
Empat Petugas Tewas Imbas Karhutla Bromo Disantuni Rp10 Juta
Ilustrasi. Petugas padamkan Karhutla di Bromoi. (ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya)
Surabaya, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa buka suara usai empat anggota petugas gabungan tewas saat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), tepatnya di Pusung Lingker-Probolinggo.

Keempat korban jiwa itu adalah petugas Balai Besar TNBTS bernama Sukaris (55) dan Hendra Rony Wagiyanata dari petugas TNBTS. Kemudian Wisnu Yuda Pratama (25) dan Sefriel Ardiansyah (19) yang merupakan sekuriti hotel di sekitar lokasi kejadian.

Khofifah mengatakan Pemprov Jatim telah menyiapkan bantuan bagi keluarga korban. Masing-masing keluarga dari empat korban yang gugur akan menerima uang santunan senilai Rp10 juta rupiah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semoga santunan ini dapat sedikit membantu keluarga yang ditinggalkan. Kami memahami bahwa bantuan materi tidak akan dapat menggantikan kehilangan orang-orang tercinta, tetapi kami berharap dukungan ini dapat meringankan beban keluarga yang sedang berduka," ucap Khofifah kepada wartawan, Jumat (16/10).

Menyusul kejadian ini, Khofifah mendesak seluruh tim penanggulangan agar lebih mengutamakan prosedur keselamatan personel di lapangan karena kondisi karhutla bisa berubah drastis. Ia juga mengingatkan masyarakat luas untuk lebih waspada dan tidak melakukan tindakan yang memicu titik api baru di kawasan rentan.

"Bromo merupakan salah satu kekayaan alam yang menjadi kebanggaan Jawa Timur dan Indonesia. Menjaganya adalah tanggung jawab kita bersama. Semoga musibah ini menjadi pengingat bagi kita untuk semakin peduli terhadap kelestarian alam, sekaligus memberikan perhatian besar terhadap keselamatan setiap personel yang bertugas dalam penanganan bencana," pungkas Khofifah.

Sebelumnya, empat personel petugas gabungan tewas dalam peristiwa penanganan kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), tepatnya di Pusung Lingker-Probolinggo, Kamis (15/10).

Empat petugas yang gugur dalam peristiwa itu yakni Sukaris (55) dan Hendra Rony Wagiyanata dari petugas TNBTS. Kemudian Wisnu Yuda Pratama (25) dan Sefriel Ardiansyah (19) yang merupakan sekuriti hotel di sekitar lokasi kejadian

Selain korban meninggal, insiden kebakaran tersebut juga mengakibatkan dua personel mengalami luka-luka. Yakni Munawi dari satuan Masyarakat Peduli Api dan Suraji yang berprofesi sebagai sekuriti di hotel sekitar lokasi karhutla.

Keduanya hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Dr Soetomo, Surabaya, akibat luka bakar yang mereka derita.

(frd/dal)
placeholder