Kakorlantas: Kehadiran Polantas Harus Memberi Arti bagi Masyarakat

CNN Indonesia
Kamis, 15 Okt 2026 14:46 WIB
Kakorlantas Polri Brigjen Pol. Aries Syahbudin, menekankan pentingnya kehadiran polisi lalu lintas (polantas) yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Kakorlantas Polri Brigjen Pol. Aries Syahbudin, menekankan pentingnya kehadiran polisi lalu lintas (polantas) yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (Arsip Korlantas Polri)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kakorlantas Polri Brigjen Pol. Aries Syahbudin, menekankan pentingnya kehadiran polisi lalu lintas (polantas) yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Hal ini dikatakan Brigjen Aries saat memberikan arahan kepada para Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda jajaran dalam 'Commander Wish Kakorlantas Polri' di Gedung NTMC Korlantas Polri, Jakarta, Kamis (15/10).

Aries mengatakan pelaksanaan tugas kepolisian tidak cukup hanya diukur dari jumlah kegiatan yang dilaksanakan, namun dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kehadiran polisi bukan hanya hadir. Polisi memberi arti dari kehadiran itu," ujar Aries.

Brigjen Aries mengaku tidak menginginkan laporan yang hanya berisi angka dan jumlah kegiatan, seperti ribuan kali pelaksanaan pengaturan lalu lintas pada pagi hari. Menurutnya, yang lebih penting adalah memastikan kehadiran petugas benar-benar dibutuhkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Aries juga menekankan slogan "Polisi Bersama Masyarakat" yang dicetuskan oleh Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai pedoman pelaksanaan tugas seluruh personel lalu lintas.

Menurutnya, penggunaan kata polisi menegaskan peran setiap individu anggota kepolisian, mulai dari pimpinan hingga personel di lapangan, dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.

Dalam arahannya, Brigjen Aries juga meminta jajaran lalu lintas menempatkan personel pada waktu dan lokasi yang paling dibutuhkan masyarakat. Pelaksanaan tugas harus menyesuaikan karakteristik serta kondisi setiap wilayah, bukan semata-mata mengikuti rutinitas atau jadwal formal.

"Tempatkan anggota pada waktu dan lokasi masyarakat membutuhkan. Penempatan personel harus menyesuaikan karakteristik wilayah dan jam sibuk agar kehadiran polisi benar-benar dirasakan masyarakat," ucapnya.

Lebih lanjut, Aries juga mengingatkan agar penegakkan hukum dilaksanakan secara profesional dan berkeadilan. Personel diminta memahami kondisi masyarakat di wilayah tugasnya tanpa mengabaikan aturan dan aspek keselamatan.

Selain itu, jajaran Polantas juga diminta untuk meningkatkan respons terhadap laporan masyarakat melalui layanan 110. Penanganan laporan harus dilakukan secara cepat dan tepat, tanpa menghindari tanggung jawab pelayanan.

Aries menekankan peran polisi lalu lintas tidak hanya sebatas mengatur arus kendaraan, tetapi turut menjaga ruang aman bagi keberlangsungan pembangunan. Menurutnya, kelancaran dan keamanan lalu lintas memiliki keterkaitan erat dengan distribusi berbagai kebutuhan masyarakat.

Jajaran lalu lintas juga perlu memastikan distribusi kebutuhan pokok, bahan pangan, material bangunan, hingga bahan bakar minyak (BBM) dapat berjalan dengan aman. Sebab, jalur lalu lintas menjadi bagian penting dalam mendukung pergerakan barang dan aktivitas perekonomian masyarakat.

"Menjaga ruang aman pembangunan. Lalu lintas itu ruang aman di bidang pembangunan, bagaimana menjaga alur distribusi baik sembako, upaya bahan pangan, bahan bangunan, BBM, itu aman. Ya, itu ruang aman yang memang banyak melalui jalan," ucap Brigjen Aries.

Karenanya, Brigjen Pol. Aries Syahbudin mengarahkan jajaran lalu lintas untuk menjadikan kebutuhan masyarakat sebagai dasar pelaksanaan tugas.

Dengan demikian, kehadiran polisi tidak berhenti pada rutinitas dan laporan kegiatan, tetapi diwujudkan melalui pelayanan yang responsif, adil, transparan, serta berorientasi pada keselamatan masyarakat.

Hal itu sejalan dengan slogan "Polisi Bersama Masyarakat" yang menempatkan setiap personel sebagai bagian penting dalam membangun kepercayaan publik melalui tindakan nyata di lapangan. Terakhir, Aries menekankan pentingnya sinergi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

(tim/har)