Penembakan dan pembacokan terjadi di Jalan Tanggul Timur, tepatnya di seberang Kompleks Permata atau Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat pada Rabu (14/10). Tiga orang dilaporkan menjadi korban dalam peristiwa ini.
"Terjadi suatu peristiwa yaitu pembacokan dan penembakan, yaitu di Jalan Tanggul Timur. Tanggul Timur ini tepatnya di wilayah Cengkareng berhadapan dengan Kampung Ambon atau Komplek Permata yang kemarin kita lakukan penggerebekan, kita lakukan pemusnahan barang bukti, dan kita melakukan penghancuran lapak," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Nasriadi kepada wartawan dikutip Kamis (15/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasriadi menerangkan peristiwa ini bermula saat ketiga korban sedang bersantai di pinggir kali menikmati sore hari. Lalu, sebuah kendaraan tiba--tiba datang ke lokasi.
Kemudian, beberapa orang turun dari kendaraan tersebut dan langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam dan menggunakan senjata api.
"Korban tiga orang, dua luka akibat senjata tajam di lengan maupun di punggung, dan satu korban tertembak di telinga atau luka telinga karena senjata api," ucap Nasriadi.
Disampaikan Nasriadi, setelah kejadian ketiga korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Kata dia, ketiga korban dalam keadaan sadar.
Nasriadi menyebut jajaran Polres Metro Jakarta Barat dengan dibackup Polda Metro Jaya telah mendatangi TKP dan melakukan olah TKP.
Di TKP, turut ditemukan dua proyektil peluru yang sudah tinggal selongsongnya dan satu proyektil peluru yang masih utuh. Nantinya, kepolisian bakal melakukan uji balistik untuk mengecek peluru tersebut.
"Saat ini anggota kami masih melakukan proses penyelidikan untuk mengetahui pelaku penyerangan tersebut. Apakah ada hubungannya dengan peristiwa penggerebekan Kampung Ambon ini atau tidak ada, kita akan terus menc- melakukan penyelidikan," tutur Nasriadi.
Terlebih, lanjut Nasriadi, pihaknya juga mendapat laporan bahwa lapak narkoba yang sebelumnya telah dihancurkan oleh aparat, saat ini semuanya sudah terbakar.
"Kita masih lakukan proses penyelidikan apakah ini sengaja dibakar sebagai wujud perlawanan bandar narkoba terhadap peristiwa yang kita lakukan, penggerebekan, penangkapan, dan sebagainya atau memang terbakar. Kita masih lakukan proses penyelidikan," ujarnya.

