Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes menanggung seluruh biaya pengobatan empat korban pembacokan yang merupakan satu keluarga yang terjadi di Kecamatan Brebes, Jawa Tengah.
Diketahui, tiga korban dewasa harus menjalani operasi akibat luka serius, sementara satu korban lainnya merupakan anak balita yang mengalami luka sayat.
"Korban pembacokan ada empat. Yang parah tiga, istri, ayah mertua, dan ibu mertua pelaku. Sedangkan anak balitanya mengalami sedikit luka sayatan. Ketiga korban saat ini sedang dalam tindakan operasi," kata Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (14/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paramitha mengatakan keluarga korban tergolong kurang mampu. Karena itu, Pemkab Brebes memastikan biaya pengobatan tidak dibebankan kepada keluarga.
"Untuk biayanya, kami yang tanggung," ujarnya.
Selain menanggung biaya pengobatan, Pemkab Brebes juga menawarkan bantuan bedah rumah bagi keluarga korban. Paramitha mengatakan keluarga tersebut tinggal di rumah yang kondisinya tidak layak huni, meski memiliki lahan sendiri.
"Mereka juga tinggal di rumah lepe-lepe, tapi memiliki lahan pribadi. Sehingga kami tawarkan untuk bantuan bedah rumah," ucap dia.
Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Brebes, Aris Suparmiati mengungkapkan ketiga korban dewasa dalam keadaan sadar sebelum menjalani operasi.
Kata dia, salah satu korban dengan luka paling serius adalah istri terduga pelaku, di mana korban mengalami retak tulang tengkorak akibat luka di bagian kepala.
"Mudah-mudahan operasi berjalan lancar dan mereka kembali sadar dengan kondisi yang lebih baik," kata Aris.
Sebelumnya, aksi pembacokan sekeluarga tersebut terjadi pada Selasa (13/10) malam. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, peristiwa itu diduga dipicu pertengkaran rumah tangga.
Ayah mertua terduga pelaku yang berusaha mencegah kejadian tersebut dan istrinya yang mencoba melerai turut menjadi korban. Sementara itu, balita yang saat itu digendong ibunya juga terkena sabetan senjata tajam di bagian tangan.
Setelah melakukan pembacokan, terduga pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor. Sementara itu, warga membawa para korban ke RSUD Brebes untuk mendapatkan pertolongan medis.
Tim Resmob Satreskrim Polres Brebes yang mendapat laporan soal peristiwa itu langsung bergerak cepat dan menangkap terduga pelaku di wilayah Kota Tegal.
Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita sebilah golok yang diduga digunakan dalam aksi pembacokan tersebut. Kasus tersebut saat ini masih ditangani Polres Brebes.


