Sepuluh Lurah Finalis Benyamin S Award Ikuti Pelatihan Komunikasi

CNN Indonesia
Selasa, 13 Okt 2026 13:24 WIB
Sepuluh lurah finalis Benyamin S Award (BSA) mengikuti pelatihan kemampuan komunikasi yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. One Day Public Speaking and Showmanship Workshop ini diadakan di Grha Ali Sadikin, Balai Kota, Jakarta Pusat pad
Terdapat 10 lurah finalis Benyamin S Award beserta tim pendamping dari berbagai wilayah di DKI Jakarta yang mengikuti pelatihan ini. (CNNIndonesia/Moureen Nathalia)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sepuluh lurah finalis Benyamin S Award (BSA) mengikuti pelatihan kemampuan komunikasi yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan "One Day Public Speaking and Showmanship Workshop" ini diadakan di Grha Ali Sadikin, Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (13/10).

Terdapat 10 lurah beserta tim pendamping dari berbagai wilayah di DKI Jakarta yang mengikuti pelatihan ini.

Kelurahan yang berpartisipasi berasal dari Pulau Panggang, Kelapa Gading Timur, Malaka Sari, Utan Kayu Selatan, dan Srengseng. Selain itu, ada pula lurah dari Sukabumi Utara, Taman Sari, Kebon Baru, Cilandak Barat, hingga Kebon Sirih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bekerja sama dengan ParagonCorp, pelatihan ini membahas teknik penyampaian pesan dan komunikasi yang efektif kepada publik. Pelatihan juga berisikan materi yang menumbuhkan kesadaran dan kemampuan showmanship atau pembawaan diri para lurah.

Dibagi ke dalam tiga sesi, para lurah pertama-tama mendapatkan materi soal presence (kewibawaan) dan mindset (pola pikir). Pemimpin tingkat kelurahan ini juga memperoleh materi terkait struktur pesan, yang meliputi struktur presentasi yang baik, membuat outline, hingga poin-poin pemaparan yang kuat.

Terakhir, sepuluh lurah ini juga mempelajari kemampuan pembawaan diri melalui materi manajemen panggung dan teknik bercerita. Para lurah pun menunjukkan antusiasmenya dengan berpartisipasi secara aktif dalam rangkaian pelatihan.

Pelatih Komunikasi Omar Danishwara mengajak para lurah untuk mempraktekkan kemampuan bercerita hingga kerja sama dengan bantuan medium lukis hingga balok mainan.

Ia menjelaskan bahwa para lurah perlu melihat keterampilan berkomunikasi itu tak terpisah dengan keterampilan lain. Keterampilan ini menjadi aspek penting, terlebih ketika para lurah mendapatkan amanah untuk menjadi seorang pemimpin.

Sepuluh lurah finalis Benyamin S Award (BSA) mengikuti pelatihan kemampuan komunikasi yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “One Day Public Speaking and Showmanship Workshop” ini diadakan di Grha Ali Sadikin, Balai Kota, Jakarta Pusat pada Selasa (13/10). Terdapat 10 lurah beserta tim pendamping dari berbagai wilayah di DKI Jakarta yang mengikuti pelatihan ini.Sepuluh lurah finalis Benyamin S Award (BSA) mengikuti pelatihan kemampuan komunikasi yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. (CNNIndonesia/Moureen Nathalia)

"Sosok leader itu pada akhirnya mencoba melihat banyak hal itu dengan keterampilan masing-masing, termasuk komunikasi, salah satunya misal public speaking, atau misalnya komunikasi efektif tapi berbasis problem solving," ucap Omar.

Lebih lanjut, Omar mengatakan salah satu target dari pelatihan ini juga adalah bagaimana para lurah dapat mengkomunikasikan program kepada masyarakat.

"Bagaimana nanti mengomunikasikan program itu kepada masyarakat sehingga program itu dapat diwujudkan dengan baik, kemudian dapat dimanifestasikan bersama, sekaligus dampaknya itu sustainable," ujar Omar.

Namun, tak hanya untuk masyarakat, program-program di kelurahan finalis ini juga perlu dipaparkan dalam tahapan BSA selanjutnya.

Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi bekal bagi para lurah yang akan mengikuti tahap penilaian final berupa presentasi di hadapan dewan juri Benyamin S Award pada 15 Oktober mendatang.

Lurah Kebon Sirih Henny Mahrojah menyampaikan manfaat yang ia dapat melalui pelatihan ini. Ia menyebutkan baru mengetahui adanya sejumlah hal yang harus diperhatikan dalam memberikan sebuah paparan.

Sepuluh lurah finalis Benyamin S Award (BSA) mengikuti pelatihan kemampuan komunikasi yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “One Day Public Speaking and Showmanship Workshop” ini diadakan di Grha Ali Sadikin, Balai Kota, Jakarta Pusat pada Selasa (13/10). Terdapat 10 lurah beserta tim pendamping dari berbagai wilayah di DKI Jakarta yang mengikuti pelatihan ini.Acara "One Day Public Speaking and Showmanship Workshop" ini diadakan di Grha Ali Sadikin, Balai Kota, Jakarta Pusat pada Selasa (13/10). (CNNIndonesia/Moureen Nathalia)

"Jadi, kita harus bercerita. Jadi, membuat audiens atau dalam hal ini itu penilai itu tertarik dengan cerita kita, maka pelajaran atau ilmu ini akan saya terapkan ketika nanti paparan di tanggal 15 Oktober," kata Henny.

Lurah Taman Sari Abdul Malik Raharusun juga mengungkapkan hal yang sama. Ia merasa telah mendapatkan banyak pengetahuan dan pengalaman, terkhususnya soal kemampuan berbicara di depan publik.

"Tadi kami di-coaching soal public speaking. Public speaking yang insyaallah akan menjadi pengalaman kami, modal kami untuk tampil di paparan nanti," ujar Abdul.

Benyamin S Award merupakan program Pemprov DKI Jakarta melalui Biro Kerja Sama Daerah, Sekretariat Daerah (Setda). BSA diadakan sebagai ajang apresiasi bagi kelurahan di DKI Jakarta yang berkomitmen mewujudkan Jakarta yang bersih, nyaman, indah, dan sejahtera.

Setelah tahap penilaian akhir berupa presentasi, acara puncak BSA akan diadakan pada 30 Oktober 2026.

(mou/har)