Pelantikan Pengganti Antarwaktu (PAW) Ketua DPRD Kota Tangerang, Banten, Syaiful Milah sebagai pengganti Rusdi Alam yang wafat pada 19 Juli 2026 lalu digelar Senin (12/10).
Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah dan Janji Jabatan tersebut diwarnai aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Kota Tangerang, Banten.
Puluhan massa aksi tersebut menuntut Ketua Perwakilan Rakyat yang baru menerima aspirasi dan mengawasi sejumlah permasalahan seperti isu pencemaran lingkungan, UMKM, hingga kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi itu, Ketua DPRD Kota Tangerang, Syaiful Milah mengatakan aksi demonstrasi merupakan dukungan moral kepada legislatif, mengingatkan fungsinya sebagai perwakilan rakyat.
"Pada umumnya itu setiap pelantikan Ketua DPRD selalu ada aksi. Alhamdulillahlah, artinya ada dukungan dan komunikasi terlebih dahulu kepada pimpinan dan anggota DPRD bahwa hajat pelantikan ini harus kondusif," kata Syaiful Milah usai dilantik.
Selanjutnya, Syaiful Milah menegaskan akan tetap kritis, meski sudah menjadi Ketua DPRD.
Dirinya akan mengawasi kebijakan publik seperti lingkungan hidup, infrastruktur, kabel optik, serta melanjutkan pembahasan raperda yang sudah dibahas Ketua DPRD sebelumnya.
"Ya, banyaklah kita salah satunya soal lingkungan, kemudian juga infrastruktur, kabel optik, dan koordinasi dengan Pak Wali. Termasuk Raperda yang telah dibahas almarhum," ujarnya.
"Dan, saya tetap kritis yang dilandasi dengan kerjasama dengan pemerintah," sambungnya.
Ketua DPRD Kota Tangerang itu bersyukur atas pelantikan, pembacaan sumpah, janji jabatan yang berjalan lancar dan kondusif, meski diwarnai aksi demonstrasi di luar gedung.
Ke depannya, Syaiful Milah berharap dukungan masyarakat atas amanah baru yang diterimanya sebagai Ketua DPRD Kota Tangerang.