Karhutla Melanda 10 Distrik di Merauke, 63 Hektare Lahan Terbakar

CNN Indonesia
Minggu, 11 Okt 2026 15:10 WIB
Foto udara asap membumbung tinggi dari hutan yang terbakar di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Padang Sugihan, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Kamis (10/9/2026). Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Suma
Ilustrasi. Karhutla di Papua. (ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di 10 distrik di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.

"Sepuluh distrik yang dilaporkan terdampak meliputi Kurik, Nokenjere, Sota, Tanah Miring, Eli Kobel, Muting, Subur, Ilwayab, Ngguti, dan Kaptel," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam keterangannya, Minggu (11/10).

Sementara lokasi kebakaran mencakup Kampung Harapan Makmur, Kampung Kondo, Desa Sota, Desa Sarmayam Indah, Desa Bumun, Desa Set Agung, Kampung Wakai, Kampung Wanam, Kampung Salam Epe, dan Kampung Ihalik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan pendataan sementara, luas lahan terbakar di sembilan lokasi yang telah dirinci mencapai sekitar 63 hektare. Sementara luas lahan terbakar di Kampung Kondo, Distrik Nokenjere, masih dalam pendataan.

Rinciannya luas lahan terbakar di Kampung Harapan Makmur, Distrik Kurik mencapai sekitar 7 hektare. Lalu di Desa Sota, Distrik Sota, dan Desa Sarmayam Indah, Distrik Tanah Miring, luas lahan terbakar masing-masing sekitar 5 hektare.

Sementara itu, di Desa Bumun, Distrik Eli Kobel, luas lahan terbakar diperkirakan mencapai 20 hektare, sedangkan di Desa Set Agung, Distrik Muting, sekitar 4 hektare.

Kebakaran juga dilaporkan di Kampung Wakai, Distrik Subur, dengan luas sekitar 3 hektare; Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, sekitar 9 hektare; Kampung Salam Epe, Distrik Ngguti, sekitar 7 hektare; serta Kampung Ihalik, Distrik Kaptel, sekitar 3 hektare.

"Adapun luas lahan terbakar di Kampung Kondo, Distrik Nokenjere, masih dalam pendataan. Seluruh angka tersebut merupakan data sementara dan dapat berubah sesuai hasil pemutakhiran di lapangan," tutur Berton.

"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," sambungnya.

Pada Sabtu (10/10), api di Kampung Harapan Makmur, Desa Sota, Desa Sarmayam Indah, dan Desa Bumun dilaporkan telah padam dan memasuki tahap pendinginan.

Kemudian, untuk kebakaran di Desa Set Agung masih dalam penanganan. Adapun penanganan kebakaran di Kampung Wanam dan Kampung Salam Epe dilakukan oleh pihak perusahaan.

Di sisi lain, kebakaran di Kampung Kondo, Distrik Nokenjere, Kampung Wakai, Distrik Subur, serta Kampung Ihalik, Distrik Kaptel, dilaporkan belum dapat ditangani karena lokasi yang jauh dan sulit dijangkau.

"Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam upaya pengendalian api sehingga pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait perlu terus dilakukan. Hingga laporan diterima, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan akibat karhutla tersebut," ucap Berton.

(dis/dal)
placeholder